Home / Bolmong / Menebak Kemana RKUD Bolmong di Tahun 2019

Menebak Kemana RKUD Bolmong di Tahun 2019

TeropongBMR,Bolmong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) rupanya belum bisa memastikan kelanjutan kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) untuk tahun 2019 nanti. Ini berdasarkan informasi yang berhasil di terima awak media kurun waktu satu pecan menjelang libur Natal dan Tahun 2019, Senin 24/12.

Dari informasi tersebut terungkap, Pemkab Bolaang Mongondo tengah melakukan evaluasi atas kerja sama yang dilakukan sepanjang tahun 2018 dengan BNI. Sebanyak Rp 1,40 Triliun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 yang berada di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) berpindah dari Bank SulutGo ke BNI.

Informasi dievaluasinya kinerja BNI mendapakan pembenaran dari Bupati Bolaang Mongondow, Yasti S Mokoagow usai meminpin upacara Peringatan Hari Ibu dan Haru Nusantara, Jumat 21/12 pekan lalu. “BNI ada evaluasi untuk tahun 2018 sampai bulan Desember ini,”Kata Yasti, sementara itu saat ditanyakan apakah ada kemungkinan pindah, Yasti hanya menjawab singkat “Nanti tunggu tahun 2019 saja,”Singkatnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Fico Mokodompit, saat ditanyakan hasil evaluasi kinerja BNI, mengatakan masih menunggu petunjuk Bupati “Soal itu menunggu petunjuk Bupati, nanti Bupati yang menyampaikan,”Kata Mokodompit.

Sementara itu salah satu sumber terpercaya media ini dilingkup Kabupaten Bolmong mengatakan, jika RKUD berpindah, pastinya tidak akan kembali ke Bank SulutGo “Ini bukan lagi soal permintaan Bupati kepada jajaran Komisaris Bank SulutGo yang tidak diakomodir, tapi soal harga diri Daerah. Kemungkinanya kecil, tapi yang saya dengar mereka Optimis RKUD akan kembali ke BSG,”Ungkap sumber yang namanya minta tak dipublikasi.

Sekedar informasi, APBD Kabupaten Bolaang Mongondow untuk tahun 2019 nanti berjumlah Rp 1,09 Triliun. Sebelumnya, Bupati Bolaang Mongondow telah mengajukan permintaan kepada jajaran Komisaris BSG, terkait adanya keterwakilan Putra Putri Daerah dalam jajaran Direksi ataupun 16 kepala divisi. Namun hingga waktu yang tunggu oleh Bupati Bolmong, tak satupun jajaran Direksi dan kepala divisi diisi oleh Putra Putri Daerah. Sehingga mantan ketua Komisi V DPR RI ini mengambil sikap protes dengan memindahkan RKUD Kabupaten Bolmong ke BNI.

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bencana Alam Landa Kabupaten Bolmong, Yasti Himbau Masyarakat Waspada

BOLMONG,TBNEWS – Usai meninjau empat titik wilayah terdampak ...