Home / Bolmong / Ini Saran Ketua MUI Kotamobagu Terkait Permasalah Yasti Dan Jainuddin

Ini Saran Ketua MUI Kotamobagu Terkait Permasalah Yasti Dan Jainuddin

TeropongBMR,Bolmong – Peryataan Yasti S Mokoagow terkait permasalahan antara dirinya dan Wakil Walikota Kotamobagu periode 2013 – 2018, Jainuddin Damopolii. Mendapatkan perhatian dari tokoh agama sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotamobagu, Yusuf Danny Pontoh.

Menurutnya, masalah yang sedang dihadapi kedua belak pihak alangkah baiknya diselesaikan secara baik baik, terlebih kedua orang ini adalah tokoh dan panutan masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) “Bagi saya masalah ini sebaiknya dimusyawarahkan. Kedua orang ini adalah tokoh dan menjadi panutan masyarakat, sehingga bisa menjadi cerminan bagi warga BMR dikemudian hari,”Ucap Pontoh

Adapun tanggapan dirinya terkait dengan tantangan Sumpah Pocong, Pontoh menjelaskan dalam Islam tidak dikenal namanya Sumpah Pocong, tetapi Mubahala “Odi odi itu hanya kearifan local, dan Sumpah Pocong kita tidak mengenalnya. Di Islam itu kita mengenalnya Sumpa Mubahala, tujuannya untuk pembuktian kebenaran, yang masing masing mengklaim kedua duanya benar. Dan pasti ada konsekuensi atas sumpah tersebut,”Jelasnya.

Terpisah Yasti S Mokoagow melalui salah satu orang dekatnya Ismail Dahab, mengatakan pada dasarnya yang dimaksud oleh Bupati Bolmong itu adalah Mubahalla “Diakhir konferensi pers Bupati mengatakan Sumpah Mubahala, tapi mungkin karena penyebutannya saja yang lebih akrab dari Sumpah Pocong. Tetapi pada intinya tujuan dari hal ini adalah mencari kebenaran, karena masalah ini sudah menyudutkan Bupati dan menjadi bola liar, bahkan sampai ada yang mengatakan Yasti itu penipu. Bupati menyampaikan tantangan ini karena haqqul yakin apa yang dia sampaikan sangat benar dan tau seperti apa konsekuensi yang akan diterima setelab bersumpah,”Terang Ismail.

Sekedar informasi peristiwa mubahalah sendiri pernah dilakukan oleh Rasulullah Saw terhadap suatu kejadian di Najran pada tahun ke-9 Hijriah, sebagaimana disebutkan dalam Qs. Ali Imron (3): 61.

Sementara itu terkait hutang piutang antara Yasti S Mokoagow  dan Jainuddin Damopolii pada tahun 2013 selam dikediaman Ir Hj Tatong Bara, kelurahan Mogolaing, turut disaksikan oleh Tatong Bara, Ismail Dahab, dan Retna Sari Damopolii selaku anak dari Jainuddin Damopolii

 

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Waktu Cuti ASN Bolmong Belum Ada Keputusan

BOLMONG,TBnews – Lebaran Idul Fitri 1442 H tinggal ...