Home / Kotamobagu / Simbala : Pemindahan RKUD Pemkot Kotamobagu Sudah Tepat

Simbala : Pemindahan RKUD Pemkot Kotamobagu Sudah Tepat

TeropongBMR,Kotamobagu – Pernyataan sejumlah elit politik soal fenomena rencana pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo oleh sejumlah daerah di Sulawesi Utara turut menarik perhatian akademisi Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK).

Menurut Rey Wahyudi Simbala, apa yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dengan memindahkan RKUD dari Bank SulutGo ke BNI adalah langkah yang tepat “Pemindahan RKUD inikan sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 39 tahun 2007 tentang pengelolaan keuangan Negara dan Daerah. Sehingga saya fikir tidak perlu lagi ada pihak pihak yang menganggap langkah Walikota itu keliru atau tidak tepat. Itu adalah kewenangan penuh Walikota,”Kata Simbala.

Iapun menilai selama ini Bank SulutGo tidak menjalankan tujuan perusahaan dengan baik “Bahkan kalau dilihat Bank SulutGo belum secara benar menjalankan misi perusahaan. dimana misi dari perusahaan adalah Berkontribusi dalam pembangunan Daerah yang berdikari dan berkeadilan,”Sambungnya.

Bahkan menurut mantan aktifis mahasiswa, tidak ada peraturan pemerintah yang mengharuskan Pemerintah Daerah menempatkan dana APBD-nya di BPD “Tidak ada juga PP yang mengharuskan Pemda atau Pemkot menempatkan dananya di Bank Daerah,”Terangnya.

Disisi lain iapun menyingung soal keterwakilan putra putri Daerah dalam jajaran Direksi BSG. Menurut Simbala, elit politik di Provinsi Sulut tidak hanya melihat dari presentasi saham “Kalau alasan pemilik sahamnya ada 27, 15 Pemda di Sulut, 10 Pemda Gorontalo ditambah Pemprov dan 1 Pengusaha, dan posisi jabatan hanya ada 10, setiap posisi diisi berdasarkan presentasi saham yang ada, maka Daerah yang memiliki APBD paling besar, jumlah PNS paling banyak namun sahamnya kecil maka tidak bisa menempatkan putra putri Daerah dalam jajaran direksi atau kepala divisi. Memang selama ini keuntungan BSG didapat dari mana, kalau bukan dana APBD dan kredit ASN,”Pungkasnya.

Sebelumnya juga Wakil Gubernur Sulut, Steven O.E Kandow sempat menyingung adanya informasi rencana pemindahan RKUD milik Pemkot Manado, Pemkot Kotamobagu dan Pemdan Bolmong yang sudah lebih dulu. Pernyataan Kandow ini disampaikan melalui salah satu media online Beritamanado.Com beberapa waktu lalu.

“Saya heran pada Pemda Bolmong yang punya saham di Bank Sulut namun justru aktivitas perbankan dipindahkan ke Bank BUMN,”Jelas Steven Kandouw

Tak hanya Wakil Gubernur, anggota DPRD Kotamobagu yang tidak lain Ketua DPC PDI Perjuangan, ikut menanggapi rencana Pemkot Kotamobagu “Kalau alasan pelayanan, saya kira tidak rasional. Sebab terlalu cepat keputusan itu dilakukan,”Kata Meydi Makalalag, dikutip dari Totabuan.Co.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Disdangkop Gelar Kembali Pelatihan Pelaku UMKM 

Kotamobagu,TBnews – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro ...