Home / Kotamobagu / Tahun Ini Kotamobagu Miliki Aplikasi Museum Digital

Tahun Ini Kotamobagu Miliki Aplikasi Museum Digital

Foto Sejumlah Pengiat Budaya Memainkan Alat Musik Jaman Dulu

TeropongBMR,Kotamobagu – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melestarikan budaya, adat dan benda benda peninggal nenek moyang terus diseriusi. Selain melaksanakan seminar budaya, Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) saat ini tengah merampungkan aplikasi Museum Digital.

Hal tersebut diutarakan Kepala Disparbud, Muh Agung Adati. Menurut Plt Sekretaris DPRD Kotamobagu ini, aplikasi Museum yang bisa diakses publik itu dalam tahap penyelesaian oleh Diskominfo “Kami serahkan pengerjaanya kepada Diskominfo. Nanti setelah selesai akan dikelola Disparbud, rencananya dalam aplikasi tersebut akan memuat benda benda bersejarah Bolaan Mongondow,”Kata Agung.

Namun pihaknya juga mengakui ada keterbatas untuk menemukan benda benda bersejarah “Saat ini kita sedang mengidentifikasi dimana ada benda benda bersejarah Bolaang Mongondow, disinikan ada empat ex swapraja sehinga tidak menutup kemungkinan kita akan menjalin komunikasi dengan Daerah lain di BMR. Bahkan jika diperlukan kita akan berusaha mendapatkan akses ke Museum di luar yang menyimpan peninggalan Bolaang Mongondow,”Beber Agung.

Selain itu ia berharap bagi warga yang menyimpan atau mengetahui adanya benda bersejarah nenek moyang kita agar dapat menghubungi Pemerintah “Kita harap ada kerja sama dari warga atau mereka yang memiliki benda bersejarah nenek moyang. Bisa langsung disampaikan kepada kami,”Harap Agung Adati.

Sementara itu salah satu pengiat Budaya BMR, Chairun Mokoginta mensupport langkah Pemkot Kotamobagu “Kami sebagai pengiat budaya mendukung rencana itu. Apa lagi saat ini tidak ada museum secara permanen yang bisa menampung benda bersejarah nenek moyang kita. Selain itu dengan adanya aplikasi museum digital itu bisa meminimalisir anggaran pembuatan museum. Sehingga adanya aplikasi museum digital ini, orang orang yang menyimpan benda bersejarah atau tulisan jaman dulu bisa di buat dokumentasinya, dan generasi yang akan datang bisa belajar dari situ,”Kata Mokoginta.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

PT JRBM Bolmong Support Dua Tabung Oksigen di RSUD Kotamobagu

KOTAMOBAGU,TBNEWS –Ditengah lonjakan kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi ...