Home / Bolmong / Datangi Tambang Maut Bakan, Kunjungan Komisi VII DPR RI Tertutup

Datangi Tambang Maut Bakan, Kunjungan Komisi VII DPR RI Tertutup

Bolmong,TeropongBMR.Com – Kunjungan Spesifik komisi VII DPR RI ke lokasi tambang maut bukit busa, desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kamis 21/3 pagi ini, yang dipimpin Bara K Hasibuan diduga tertutup.

Hal itu dibuktikan dengan dibatasinya awak media melakukan peliputan aktifitas empat anggota DPR RI komisi VII itu dilokasi longsoran tambang maut yang berada di wilayah Konsesi PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM)

Dari komunikasi awak media dengan manager external JRBM mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan awak media bisa meliput atau tidak ,”Kami nggak bisa memutuskan soalnya yang acara dari Pemerintah. Silahkan berkomunikasi dengan SekretariT DPR,”Kata Ferry Siahaan.

“Yang punya acara DPR RI, kita hanya menyediakan tempat yang akan dikunjungi. Tapi siapa saja yang hadir bukan kita yang tentukan,”Sambung Ferry.

Sementara itu Sekretaris Tim kunjungan Spesifik Komisi VII DPR RI mengaku tidak bisa memutuskan “Saya ngak bisa putuskan, nanti setelah kami sampai bicara saja dengan Ketua Tim. Dari DPr juga sudah membawa media TV parlemen,”Kata R Sugeng Trisasono.

Terpisah salah satu wartawan TV Nasional, Juanri Paputungan mengaku kecewa dan menduga kunjungan tersebut ada apa apanya “Wah aneh juga kalau kami tidak bisa meliput. Itukan kunjungan resmi dan tidak perlu ada yang ditutupi. Kalau kami tidak di izinkan pasti ada hal lain yang akan dibahas,”Kata Juanri kontributor Indosiar dan SCTV.

Perlu diketahui kunjungan spesifik DPR RI ke lokasi tambang maut, busa bakan, sebagai tindaklanjut dari hasil pembahasan bersama Kementerian ESDM beberapa waktu lalu.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kabar Gembira Bagi Petani Sawah Bolmong, Bulog Divre Bolmong Siap Beli Beras Lokal

Bolmong,TBnews – Dalam rangka mendorong perkembangan ekonomi dan ...