Home / Bolmong / Peluang Hidup Korban Tambang Maut Bukit Super Busa Kecil, Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi Nadi

Peluang Hidup Korban Tambang Maut Bukit Super Busa Kecil, Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi Nadi

Bolmong,TeropongBMR.Com – Memasuki hari ke enam pasca longsor tambang maut bukit Super Busa, desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Tim evakuasi yang terdiri dari Basarnas, BPBD,TNI, Polri dan PMI serta PT JRBM terus memaksimalkan pengalian mengunakan alat berat.

Dari hasil konfirmasi awak media kepada Korpos Pos Basarnas Kotamobagu, Rusmadi mengatakan, kemungkinan adanya korban hidup sangat kecil. Hal itu berdasarkan hasil deteksi yang dilakukan Basarnas “Kemarin kita gunakan alat pendeteksi yaitu Rescue radar. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi nadi dan nafas korban, namun dari hasil deteksi tidak ada lagi,”Kata Rusmadi.

Selain itu pihaknya mengalami kesulitan dalam proses evakuasi korban “Medan yang sulit dan batu yang agak keras untuk dihancurkan. Kita belum menurunkan tim meskipun lubang sudah terbuka, dikarenakan kondisi lubang belum aman, jangan sampai membahayakan tim evakuasi,”Terangnya.

Saat ini Rusmadi mengungkapkan pihaknya fokus untuk memperlebar mulut goa “Kita fokus melebarkan mulut goa agar proses evakuasi aman,”Ungkapnya.

Perlu diketahui hingga hari ke enam sebanyak 28 korban berhasil dievakuasi dengan rincian, 19 korban selamat dan 9 korban meninggal.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pedagang Pasar Aktif di Bolmong Akan Daapt Lapak Baru

Bolmong,TBnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang  Mongondow melalui ...