Home / Bolmong / Tolak Penghentian Evakuasi Tambang Maut, Keluarga Korban Ancam Gelar Aksi

Tolak Penghentian Evakuasi Tambang Maut, Keluarga Korban Ancam Gelar Aksi

Kotamobagu, TeropongBMR.Com – Keputusan Tim Sar Gabungan evakuasi korban tambang maut, Bukit Super Busa, desa Bakan, Kecamatan Lolayan, yang memutuskan penghentian proses evakuasi mulai, Kamis (7/3) membuat kaget keluarga korban.

Dari hasil wawancara awak media dengan 2 keluarga korban yang menunggu di RSUD Kotamobagu, mengaku kaget adanya keputusan tersebut.

“Kami tidak diberitahu oleh Tim evakuasi kalau proses pencarian dihentikan. Ini sangat tidak adil, anak kami masih ada di sana. Masih banyak juga penambang yang tertimbun, kenapa dihentikan,”Kata Nurtina Mokodompit warga desa Pontodon Timur, ibu dari Muh Reza Sipasi.

Bahkan menurut Ayah korban, aparat keamanan yang meminta pihak keluarga untuk menghentikan proses pencarian dan akan dilanjutkan oleh Tim evakuasi “Waktu kami bisa mengeluarkan anak kami, kepalanya masih bisa dilihat. Tapi dari aparat meminta kami untuk menyerahkan kepada mereka, kalau sekarang proses evakuasi dihentikan, kami menolak. Ini tidak adil,”Ucap Salisi Sipasi dengan berlinang air mata.

Bahkan Ibu korban Muh Reza Sipasi mengancam akan mengajak keluarga untuk melakukan aksi “Saya akan ajak keluarga melakukan aksi, anak saya harus dikeluarkan. Saya mohon kepada Ibu Wali kota jangan biarkan anak saya,”Tegas Nurtina.

Selain itu Amri Simbala, orang tua dari Kadri Simbala berharap Pemerintah tidam menghentikan proses evakuasi “Saya hanya diinformasikan oleh pihak kepolisian, bahwa proses evakuasi dihentikan. Kejadiannya buka dilaut tetapi didarat yang masih bisa dilanjutkan. Kami sangat tidak setuju, didalam masih banyak korban yang harus dikeluarkan,”Kata Ayah dari Kadri Simbala.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

45 Peserta Seleksi JPT Pemkab Bolmong Ikuti Tahapan Presentasi Makalah

BOLMONG,TBNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow melalui ...