Home / Kotamobagu / Siap Siap, Pelaku Usaha Penunggak Pajak Dan Enggan Gunakan E-Tax di Kotamobagu Akan Dikenai Sanksi Tegas

Siap Siap, Pelaku Usaha Penunggak Pajak Dan Enggan Gunakan E-Tax di Kotamobagu Akan Dikenai Sanksi Tegas

Kotamobagu,TeropongBMR.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memastikan akan memberikan sanksi tegas bagi pelaku usaha yang menunggak pajak pendapatan serta enggan mengunakan alat E-Tax. Pemberian sanksi ini diatur dalam Peraturan Wali Kota Kotamobagu (Perwako) Nomor 5 tahun 2019 Tentang Pelaporan dan Pengawasan Pajak Daerah, Selasa (25/6).

Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara saat dimintai tanggapanya terkait dengan penunggak pajak, iapun menegaskan, Pemerintah tidak segan segan mengambil sikap tegas “Pajak itukan untuk Daerah, dan kita punya Perwako yang mengatur tentang pelaporan dan pengawasan Pajak Daerah. Dalam Perwako itu dicantumkan pemberian sanksi hingga penutupan selama tiga hari bahkan jika tidak ditindaklanjuti sampai penutupan secara permanen,”Tegas Tatong.

Bahkan menurut Tatong, bagi pelaku usaha dari luar Daerah yang tidak mengikuti aturan yang ditetapkan bisa dikeluarkan dari Kotamobagu “Yang dari luar Daerah dan tidak patuh dengan aturan kita, bisa saja kita keluarkan dia dari Kotamobagu. Salah satu contohnya di DKI Jakarta, yang tidak mau membayar pajak Daerah di suruh pindah,”Sambungnya.

Terpisah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu, melalui Kepala Bidang, Hamka Daun mengakui hingga akhir triwulan kedua tahun 2019 sebanyak empat pelaku usaha menunggak pajak, serta sebagaian besar dari pengguna E-Tax tidak menggunakan alat yang diberikan Pemkot Kotamobagu “Mulai dari bulan Januari hingga Mey, ada empat pelaku usaha yang menunggak pajak. Empat pelaku usaha ini sudah kami panggil dan mereka telah membuat surat pernyataan. Pada dasarnya jika mengikuti ketentuan pajak harus dibayarkan pada bulan berjalan. Sementara untuk pengguna E-Tax dari 40 alat yang disiapkan, 10 alat rusak, sehingga yang aktif saat ini dan ada di tempat usaha sebanyak 30 alat.  Tapi dari 30 alat ini, tidak semua pelaku usaha mengunakanya, dan itu sudah jadi temuan kami. Nah untuk memberikan efek jera, kami akan menjatuhkan sanksi tegas sesuai tahapan, bagi pelaku usaha yang tidak mau menggunakan E-Tax, dan itu diatur dalam Perwako Nomor 5 tahun 2019,”Terangnya.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Percepat Vaksinasi, Pemkot Kotamobagu Ubah Metode Vaksinasi

KOTAMOBAGU,TBNEWS – Satgas Covid-19 Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu ...