Home / Kotamobagu / SMA Negeri 3 Kotamobagu Bersaing Dengan 23 SMA Se Indonesia Dalam Lomba LSS Tingkat Nasional

SMA Negeri 3 Kotamobagu Bersaing Dengan 23 SMA Se Indonesia Dalam Lomba LSS Tingkat Nasional

Kotamobagu,TeropongBMR.Com – Keberhasil Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 3 Kotamobagu patut diacungi jempol. Sekolah yang dipimpin oleh Dra Warini Daun ini terbukti mampu menyisihkan perwakilan SMA di 15 Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara. Atas keberhasilan tersebut, mampu mengantarkan SMA N 3 Kotamobagu ke Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional.

Untuk tingkat Nasional sendiri terdapat 24 Sekolah Menegah Atas yang dipastikan mengikuti Lomba LSS tingkat Nasional. 24 SMA ini adalah perwakilan dari setiap Provinsi, yang kemudian akan dilakukan penjaring ketahap selanjutnya dan hanya akan mengikutkan 9 Sekolah untuk tiga kategori.

Bagi Warini Daun, keberhasilan yang mampu diraih saat ini tidaklah mudah. Sekolah yang saat ini ia pimpin adalah kali kedua mengikut ajang LSS, untuk pertama kalinya ia hanya mampu menempati peringkat dua untuk Kabupaten.

“Perjalanan kita sudah panjang, dimulai tahun 2017. Waktu itu LSS antara SMA di Kotamobagu, kami hanya mampu meraih juara Dua, setelah itu kami melakukan pembenahan dan memenuhi setiap syarat, sehingga tahun 2018 kami mampu keluar juara 1 untuk tingkat Kotamobagu dan selanjut juara 1 untuk tingkat Provinsi saat ini,”Ujar Daun.

Disisi lain Daun mengakui tak mudah sampai pada posisi saat ini, pihaknya harus merubah cara berfikir warga SMA Negeri 3 Kotamobagu “Aspek terpenting dari keberhasil itu adalah menerapkan budaya hidup bersih. ini tidak muda, tapi alhamdulila mampu kita lakukan,”Terangnya.

Terpisah Tim Penilai tingkat Provinsi mengakui, SMA Negeri 3 Kotamobagu mempu memenuhi semua indicator yang ada “Nilai yang paling tinggi dalam LSS ini adalah kepedulian terhadap lingkungan. Contohnya di Sekolah ini setiap murid itu kalau melihat sampah langsung diangkat, tanpa harus diperintahkan. Selain itu penilaianya ada pada Kantin Sehat, kemudian hubungan antara pihak Sekolah dengan tim Pembina UKS tingkat Kabupaten. Sampai dengan adanya pelatihan atau sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Puskesmas di Sekolah ini,”Kata Dra Maya Pinontoan, Kabid Pendidikan Agama dan Kebudayan, Biro Kesra Pemprov Sulut.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Syarat Pendidikan Calon Sangadi di Kotamobagu Minimal SMP

Gambar Ilustrasi KOTAMOBAGU,TBNEWS – Bulan Desember 2021 nanti ...