Home / Kotamobagu / Tidak Hanya Potensi Wisata Alam, Kobo Kecil Juga Penghasil Produk Pertanian
Salah Satu Warga Kobo Kecil Menjemur Hasil Perkebunan Cengkih

Tidak Hanya Potensi Wisata Alam, Kobo Kecil Juga Penghasil Produk Pertanian

Kotamobagu,Potensi – Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotambagu, rupanya tidak hanya memiliki potensi wisata alam, seperti air terjun. Dibalik keindahan alamnya, desa Kobo Kecil rupanya penghasil sejumlah produk pertanian, berupa tanaman padi dengan luas lahan mencapai 114 hektar, cengkih 1000 hektar, Jagung 8 hektar, bawang merah, Kakao dan Kopi.

Hasil produksi padi desa Kobo Kecil selain memenuhi kebutuhan warga lokal, sebagiannya dijual keluar. Sementara untuk hasil produksi cengkeh dalam setiap kali panen, diperkirakan mencapai 90 – 100 ton. Menurut Kepala Desa (Kades) Kobo Kecil, Refli M Ginintu, luas lahan tanaman cengkeh di desanya cukup besar, namun hasil produksi belum maksimal.

Petani Sawah Kobo Kecil

“Kalau panen cengkih itu biasa 2 tahun sekali atau 3 tahun sekali. Perkebunan cengkeh warga Kobo Kecil ada di balik pegunungan, dan tidak Nampak dari desa. Luasnya sekitar 1000 hektar, tapi hasil produksinya belum maksimal. Dalam sekali musim panen bisa 90 atau 100 ton,”Kata Refli.

Selain hasil panen cengkih, desa Kobo Kecil juga mulai terkenal sebagai salah satu desa penghasil bawang merah. Meskipun luas lahan tanaman bawang merah, belum mencapai puluhan hektar namun jumlah produksinya terbesar di wilayah Kotamobagu. Dari data Dinas Pertanian Kotamobagu, setidaknya luas lahan tanaman bawang merah di desa Kobo Kecil sekitar 7 hektar, dengan rata rata perhektar 6 – 7 ton.

Namun menurut Kades Kobo Kecil, produksi pertanian bawang merah belum memberikan kontribusi terhadap desanya “Lahan yang produktif itu sekitar 4 hektar. Lokasinya cukup jauh dari desa, dan lokasi tanaman bawang merah itu sudah ada sekitar 3 tahun ini. Tapi belum memberikan kontribusi untuk desa, pajak pun tidak ada. Untungnya saja mereka mengunakan warga local sebagai pekerja,”Terang Refli.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian,Perkebunan dan Peternakan (Dispertanak) Muljadi Surotenojo mengungkapkan, desa Kobo Kecil memang difokuskan pada sector pertanian dan perkebunan “Ada dua sector, pertanian dan perkebunan. Mereka masih memiliki luas lahan pertanian yang cukup besar, dan lahan perkebunannya juga, meskipun jauh tetap berproduktif,”Ungkap Muljadi.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Desember Mendatang CPNS Formasi Tahun 2019 Mulai Magang 

Kotamobagu, TBnews – Sebanyak 232 Calon Pegawai Negeri ...