Home / Kotamobagu / Berkah Bagi Warga Upay, Mata Air Bambe’an Tak Pernah Kering Meski Musim Kemarau Panjang

Berkah Bagi Warga Upay, Mata Air Bambe’an Tak Pernah Kering Meski Musim Kemarau Panjang

Kotamobagu,Potensi – Hampir dua bulan Kotamobagu dilanda musim kemarau, sejumlah kelurahan dan desa yang berada di dataran tinggi mulai mengalami kekeringan. Dari 33 desa dan kelurahan di Kotamobagu, kelurahan Upay yang paling merasakan dampak dari musim kemarau ini. Sejumlah sumur yang dimiliki warga pun mulai kering.

Menariknya meski berada di ketinggi dengan musim kemarau yang hamper dua bulan lamanya, kelurahan Upay menyimpan sumber mata air yang tak pernah kering. Tidak hanya kemarau selama dua bulan, rupanya kemarau yang hamper 9 bulan pernah melanda Kota Kotamobagu beberapa tahun silam itu, tidak berdampak terhadap mata air Bambe’an yang ada di perkebunan Upay.

Dari cerita tokoh masyarakat Upay, mata air Bambe’an ini bersumber dari danau yang ada di belakang perkebunan desa Insil. Menurut Hi Dado Laoh, mata air Bambe’an ini sudah ada sejak puluhan tahun silam, dan tidak pernah kering meskipun musim kemarau “Beberapa tahun lalu itukan musim kemarau, mata air ini tidak kering. Hanya saja, tidak sederas musim penghujan. Disini jadi tempat pengambilan air oleh warga Upay. Sumber dari mata air ini ada di desa Insil, disana ada kolam besar dibalik pegunungan, itulah yang membuat air disini dingin,”Terang Dado, pensiunan Pegawai Kehutanan, Kabupaten Bolmong. sembari menambahkan, mata air itu sudah ada sejak dirinya masih anak anak “Mata air ini sudah ada sejak kami kecil. disini tempat kita mandi dan bermain,”Sambung Dado.

Selain memiliki cadangan air yang melimpah, mata air Bambe’an juga memiliki kualitas air yang baik, hal itu dibuktikan dengan beberapa waktu lalu perusahaan air minum asal Manado datang melakukan survey sekaligus mengajak menjalin kerja sama dengan pemilik lokasi.

“Kemarin juga ada dari perusahaan air minum yang datang, mereka mau mengelola air ini untuk dijadikan air kemasan. Tapi kami tidak mau, yang kami mau itu, air ini diminfaatkan untuk kepentingan warga Upay. Ada juga dari PDAM Bolmong datang, mereka juga ingin mengelola mata air ini, tapi kami di Upay tidak mendapatkan jaminan akan menikmat, sehingga tidak kita izinkan. Nah kalau nantinya ini jadi dikelola Pemkot Kotamobagu untuk kebutuhan warga Upay kami mendukung,”Kata Hamin Laoh, salah satu pemilik lokasi.

sebelumnya Pemkot Kotamobagu melalui Dinas PUPR, berencana mengelola mata air Bambe’an untuk memenuhi kebutuhan warga Upay. hal ini dapat dilihat dari suvery awal yang dilakukan tim PLP dan Air Minum. menurut Kepala Seksi PLP dan Air Minum, Zanti Arfa pihaknya terlebih dahulu akan melakukan survey elevasi “Yang paling utama dari pemanfaatan sumber mata air ini adalah warga Upay harus mendapatkan air bersih. setelah ini kita akan melakukan survey tentang elevasi. Kita akan lihat Upay bagian mana saja yang bisa dijangkau oleh air ini. Jangan sampai ada wilayah yang berada di ketinggi, sehingga memperbesar biaya operasional,”Terang Zanti.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wakil Wali Kota Kotamobagu Wakil Wali Kota Buka Fesbudjaton ke XVII Indonesia Timur

TEROPONGBMR.COM – Festival Seni dan Budaya Jawa Tondano ...