Home / Kotamobagu / Resahkan Warga, Pemkot Kotamobagu Turunkan Tim Tindaklanjuti Laporan Soal Kandang Babi

Resahkan Warga, Pemkot Kotamobagu Turunkan Tim Tindaklanjuti Laporan Soal Kandang Babi

Kotamobagu,Pemerintahan – Adanya peternakan babi yang tidak jauh dari aktifitas belajar mengajar, Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Kopandakan 1, Kecamatan Kotamobagu Selatan, serta menimbulkan bau tidak sedap dan menganggu para murid, ditindaki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja bersama unsur TNI dan Polri.

Penindakan tersebut berdasarkan laporan yang dilayangkan oleh SDN 3 Kopandakan kepada Dinas Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu. Menurut Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Bambang S Dahlan, kunjunganya bersama aparat TNI dan Polri untuk melihat secara langsung aktifitas peternakan Babi yang ada di Kopandakan 1 RT 07 Dusun 3 “Setelah menerima laporan, kami melakukan penyelidikan, dan memang warga juga ada yang berharap kandang ini ditertibkan. Sehingga hari ini kami turun bersama Tim terpadu dari POM TNI dan Polres Kotamobagu, kita melakukan pendataan berapa banyak ternak dan siapa siapa pemiliknya,”Terang Dahlan.

Setelah itu, lanjutnya Dahlan pihaknya akan menyampaikan hasil temuan lapangan ke pimpinan untuk diambil tindakan, beserta juga harapan dari para peternak akan kami sampaikan “Sebenarnya persoalan ini sudah ada kesepakatan beberapa waktu lalu antara Pemerintah Provinsi lewat DLH beserta warga dan pemilik kandang, dimana dalam kesepakatan itu ada dua opsi, dan kedua dua opsi tersebut sudah habis. Sehingga memang tidak ada lagi opsi yang lain soal kandang ini. Ya kita tinggal melakukan penindakan,”Tegasnya.

Sementara itu salah satu pemilik kandang mengakui, bahwa aktifitas peternakan Babi miliknya sudah mendapatkan peringatan sebanyak 3 kali dari Pemerintah desa setempat, namun pihaknya masih meminta waktu selang beberapa bulan “Memang kami sudah diberikan peringatan oleh Pemerintah desa sebanyak 3 kali, tapi kami juga meminta waktu sampai bulan desember, agar bisa dijual dulu baru ditutup. Dan kalaupun ada penertiban ya harus dilakukan secara merata,”Ucap Meity Sabar sembari berharap Pemerintah dapat menyediakan lahan bagi kelompoknya untuk beternak Babi “Kami berharap Pemerintah dapat menyiapkan lahan bagi kami agar dapat beternak dengan aman. Usaha ini juga untuk membiayai hidup kami, membiayai sekolah anak saya,”Harapnya.

Perlu diketahui dari hasil pendataan Sat Pol PP Kotamobagu terdapat 41 orang peternak Babi dengan jumlah ternak sebanyak 384 ekor, dan usia mulai 1 – 9 bulan. Adapun makanan yang diberikan berupa kosentrat dan konga.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wakil Wali Kota Kotamobagu Wakil Wali Kota Buka Fesbudjaton ke XVII Indonesia Timur

TEROPONGBMR.COM – Festival Seni dan Budaya Jawa Tondano ...