Home / Kotamobagu / Aleg Nasdem Ini Marah Lihat Pedagang Diperlakukan Tidak Adil, Sahaya : Jangan Ada Pihak Yang Memberikan Angin Segar

Aleg Nasdem Ini Marah Lihat Pedagang Diperlakukan Tidak Adil, Sahaya : Jangan Ada Pihak Yang Memberikan Angin Segar

Kotamobagu,Politik – Selasa 8/10 pagi tadi, jam masih menunjukan pukul 07.45 Wita, puluhan pedangan pasar 23 Maret, Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat mendatangi kediaman Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Syarif J Mokodongan. Kedatangan puluhan pedagang ini untuk mengadukan perlakuan yang tak manusiawi.

Tak berfikir lama, Syarif yang juga Ketua DPD Nasdem Kota Kotamobagu bergegas mendatangi pasar 23 Maret. Setelah berada di lokasi, Syarif melihat secara langsung perlakukan tidak adil dari petugas Sat Pol PP Kotamobagu. Bahkan dari rekaman video yang beredar, Syarif terlihat naik pitam. Pasalnya, dari keterangan Syarif salah satu anggota Sat Pol PP Kotamobagu menginginkan pedagang yang sudah terlanjur kembali berjualan di area parkir untuk mengosongkan tempat tersebut.

“Mereka memang kembali berjualan di area parkir, yang sudah dilarang oleh petugas. Pedagang sudah terlanjur mengambil barang dan harus dijual, sehingga maksud saya biarlah hari ini saja mereka berjualan ditempat itu. Setelah itu diatur kembali, tapi instansi terkait seolah tidak ada solusi,”Syarif.

“Bahkan menurut petugas itu, mereka sudah berulang ulang kali dilarang agar tidak berjualan disitu. Nah itukan tugas Pol PP, mereka itukan ASN yang pekerjaan utamanya melayani masyarakat. Kalau tidak mau melayani dan mengatur pedagang jangan jadi ASN. Sama halnya dengan saya, Wakil rakyat yang tugas saya melayani masyarakat dan memfasilitasi kepentingan masyarakat, apakah saya harus menolak atau mengusir pedagang saat mereka datang meminta perlindungan, kan tidak bisa,”Tegas Syarif.

Syarif pun sangsi dengan kemampuan pejabat Eselon II yang mengurus persoalan pasar. Bahkan ia mengatakan, pejabat Eselon II tidak mampu menangkap keinginan Wali Kota dan Wakil Walikota “Apa yang terjadi di Pasar itu, menunjukan ketidak mampuan pejabat instansi dalam mengelola Pasar. Bagaimana pembeli bisa sampai kebagian dalam gedung Pasar yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, kalau jalan saja tidak ada. Apakah harus Wali Kota dan Wakil Walikota yang datang untuk membenahi Pasar. Saya kenal betul Wali Kota dan Wakil Walikota, mereka tau dan paham apa solusi yang baik bagi pedagang. Tapi apakah ini mampu ditangkap dan diterjemahkan oleh pejabat Instansi terkait. kalau mereka mampu menangkap ini, kondisi Pasar tidak akan jadi seperti ini,”Tambah Syarif.

Lebih lanjut Syarif menyampaikan, pada dasarnya pedagang mau berjualan di dalam gedung Pasar, namu harus diatur “Kemarinkan mereka menyampaikan bahwa mereka mau diatur, mereka mau masuk dan berjualan. Tapi Pasar ini harus diatur dengan baik, jalan harus ada supaya pembeli bisa sampaik ke bagian dalam. Serta semua pedagang dimasukan ke dalam Pasar,”Pungkas Syarif.

Terpisah Kepala Dinas Pol PP dan Damkar, Sahaya Mokoginta saat dihubungi awa media membantah tudingan anggotanya berlaku tidak adil dan tidak ada solusi “Pol PP hanya menjalankan tugas dan menjaga ketertiban umum, menjaga kepentingan orang banyak. Solusi bagi pedagang yang kembali berjualan di luar itu sudah disampaikan sejak kemarin, bahwa mereka sudah dilarang berjualan di area parkir dan disiapkan tempat didalam. Persoalan mereka sudah mengambil barang itu urusan mereka, Pol PP hanya mengatur tempat, kasihan juga masyarakat yang lain, tadi saja area itu sudah bau busuk karena ada yang berjualan ikan mentah,”Jelas Sahaya.

Lebih lanjut Sahaya mengigatkan selama ini pasar sudah tertib, sehingga tolong dijaga bersama “Jangan lagi pihak pihak lain memberikan angin angin segar bahwa boleh jualan di tempat yang dilarang. Masyarakat Kotamobagu sudah banyak yan mengharapkan pasar harus tertib,”Tegasnya.

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Walikota Kotamobagu Kembali Menyerahkan Bantuan Kepada Petani dan Peternak

Kotamobagu,TBnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali memberikan ...