Home / Olahraga / Danlanudsri Manado Sosialisasi Aturan Tandem Paralayang Bersama Komunitas

Danlanudsri Manado Sosialisasi Aturan Tandem Paralayang Bersama Komunitas

TeropongBMR, Olahraga – Komandan Lanud Sam Ratulangi (Danlanudsri) Kolonel Pnb Johnny Sumaryana SE menggelar tatap muka dengan komunitas paralayang di Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka sosialisasi tentang aturan paralayang khususnya untuk kegiatan tandem paralayang di Sulut, Senin (25/11/2019).

Kegiatan ini bertujuan agar seluruh operator penggiat paralayang dapat mengerti dan memahami tentang peraturan paralayang khususnya kegiatan tandem paralayang.

Dalam penyampainnya yang berlangsung kurang lebih satu setengah jam tersebut, Danlanudsri Kolonel Pnb Johnny Sumaryana SE mengatakan, bahwa olahraga Paralayang di Sulut telah mengalami perkembangan yang luar biasa tidak hanya dari sisi peminat tetapi juga dari sisi pelaku serta jumlah lokasi kegiatan paralayang, yang semakin berkembang.

Menurut Pilot F 16 tersebut, di beberapa lokasi penerbangan paralayang telah terjadi banyak penerbangan tandem paralayang yang belum memiliki lisensi penerbangan tandem dan bila terjadi kecelakaan tidak dapat dipertanggung jawabkan menyangkut nama baik organisasi FASI dan olahraga dirgantara pada umumnya. “Federasi Aerosport Indonesia (FASI) bidang paralayang telah memiliki aturan untuk mengantisipasi hal ini termasuk aturan bagi pelaku paralayang yang telah diberlakukan sejak Tahun 1995. Seluruh aturan yang dibuat telah melalui beberapa kali penyempurnaan dan juga telah menjadi sebuah aturan yang mengikat bagi seluruh penerbang paralayang di Indonesia,” ujarnya.

Aturan mengenai tingkatan penerbang telah disusun dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan terbang termasuk untuk giat tandem paralayang. Khusus untuk tandem paralayang setiap penerbangnya (pilot ) sudah harus memenuhi syarat yang diatur dalam ranting system tandem. Bagi pilot paralayang yang belum memiliki lisensi tandem tidak dibenarkan melakukan giat tandem paralayang, termasuk membawa wisatawan karena hal tersebut tidak sesuai dengan aturan yang di sepakati (SOP).

Lebih lanjut Danlanudsri mengatakan, bagi pengurus paralayang diseluruh Indonesia khususnya di Sulut, diharapkan melakukan pengawasan atas hal ini sehingga aturan organisasi dapat dijalankan dan keselamatan penerbangan paralayang dapat terus di pertahankan.

Pengurus paralayang juga dapat menunjuk 1 orang sebagai pengawas keamanan terbang / Safety officer, hal ini selain untuk pengawas keamanan terbang juga termasuk untuk melakukan pengawasan terhadap tegaknya aturan bagi kegiatan tandem paralayang,” ucap Danlanudsri.

Sedangkan bagi pemilik atau pengelola lokasi terbang paralayang khususnya yang memfasilitasi tandem paralayang diperkenankan untuk melarang pilot paralayang yang belum memiliki lisensi tandem untuk melakukan tandem paralayang.

Danlanudsri menambahkan, kedepan setiap pilot tandem paralayang yang diperkenankan melakukan tandem harus memiliki sertifikat profesi tandem dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sesuai hukum positif Republik Indonesia.

Kegiatan tatap muka ini di ikuti oleh beberapa pengurus dan anggota klub paralayang di Sulut antara lain, dari Kawanua Paralayang Club, Flying gear Paralayang Club, Poenix Paralayang Club, serta beberapa organisasi paralayang baru yang berada di Sulut.

Turut hadir pada acara tatap muka tersebut para kepala Dinas dan pejabat Lanud Sam Ratulangi, pimpinan Club paralayang serta anggota komunitas paralayang Sulut.

Penulis: Ishak Kusrant

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Hasil Perolehan Medali Porprov Sulut Bolaang Mongondow Untuk Cabor Selam Masing Masing Daerah

TEROPONGBMR.COM – Petandingan masing masing Cabang Olahraga (Cabor) ...