Home / Kotamobagu / Inilah 5 Jenis Ikat Kepala Dalam Budaya Mongondow

Inilah 5 Jenis Ikat Kepala Dalam Budaya Mongondow

TeropongBMR, Kotamobagu – Pemerhati budaya Bolaang Mongondow, Hairun Mokoginta mengatakan ada 5 jenis ikat kepala dalam budaya Bolaang Mongondow yang digunakan oleh masyarakat sampai ke pemimpin yang tertinggi di suatu daerah.

Ia mengharapkan setiap individu di Bolaang Mongondow bertanggung jawab dalam pengembangan kebudayaan di Kotamobagu pada khususnya. “Saya sebagai pemerhati budaya mengharapkan, sangat perlu dilakukan penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan dan pelestarian kebudayaan,” ujar Hairun Mokoginta.

5 jenis ikat kepala Bolaang Mongondow tersebut :

1. Kalembau, yang artinya kerbau yang memiliki makna sebagai pekerja keras, ikat kepala ini dipakai oleh masyarakat/rakyat.

2. Sinobatu, ikat kepala ini dipakai oleh pemimpin seperti Sangadi, Lurah, camat, kepala dinas/badan.

3. Sinangkup, ikat kepala ini bermakna bahwa pemimpin itu harus mampu mempertemukan keinginan masyarakat dan keinginan pemerintah, ikat kepala ini biasanya dipakai oleh setingkat Sekda, pada zaman dahulu dipakai oleh Jugugu.

4. Binatun, ikat kepala ini biasanya dipakai untuk pemimpin setingkat wakil bupati/walikota dan anggota DPRD.

5. Putong, ikat kepala ini bermakna tempat gantungan, yang bermakna bahwa semua tingkatan dimasyarakat bergantung kepada pemimpin yang berada dalam suatu daerah, ikat kepala ini biasanya dipakai oleh Wali Kota/Bupati.

Penulis: Kemal Babay

Bagikan Berita ini

One comment

  1. contoh ikat kepala yang dipakai untuk olahraga apa ya admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

PT JRBM Bolmong Support Dua Tabung Oksigen di RSUD Kotamobagu

KOTAMOBAGU,TBNEWS –Ditengah lonjakan kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi ...