Home / Kotamobagu / Sosialisasi UU 28 Tahun 2019 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah Pemkot Kotamobagu

Sosialisasi UU 28 Tahun 2019 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah Pemkot Kotamobagu

TeropongBMR, Kotamobagu – Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melaksanakan Sosialisasi Undang-Undang (UU) No 28 Tahun 2009 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Dirangkaikan dengan tatap muka Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) dan Sangadi/Lurah Se Kotamobagu, yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Selasa (17/12/2019).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Assiten Administrasi Umum, Adnan Massinae ST MSi, dihadiri oleh Assisten II, Kepala Pertanahan Kotamobagu, Kepala DPKD, Para Pejabat  Notaris, Pejabat Pemkot Kotamobagu, Para Camat, Lurah, Sangadi se Kotamobagu.

Dalam sambutannya Adnan Massinae mengatakan, kegiatan ini untuk membangun kesepahaman dan kerjasama yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita berdasarkan UU No. 28 Tahun 2009. “Banyak hal yang terjadi dalam masyarakat khususnya dalam transaksi bidang pertanahan serta pengalihan hak tanpa sepengetahuan pihak lurah dan sangadi, maupun dalam bidang pendapatan atau dengan kata lain hanya sepihak saja,” tegasnya

Massinae menjelaskan, diharapkan melalui kegiatan ini semua pihak terkait saling memberikan informasi atas transaksi pertanahan yang terjadi di masyarakat, karena ada transaksi yang dilakukan di atas harga maupun di bawa harga, perlu dilakukan antisipasi secara bersama oleh semua pihak terkait. “Ada kejadian di kotamobagu, ada oknum masyarakat yang ingin mengurus IMBnya yang tertolak karena telah menurunkan harga tanah yang tidak sesuai dengan NJOP dan tujuannya untuk menghindari BPHTB,” ungkapnya.

Asisten II menambahkan, mengajak semua pihak terkait agar masalah di lapangan bisa diluruskan agar manajemen pertanahan dan manajemen BPHTB dapat berjalan baik, sehingga lebih kondusif di wilayah dalam masalah pertanahan tentang keabsahan dan bukan hanya transaksi dibawa tangan.

Sementara itu menurut Kepala DPKD Kotamobagu Inontat Makalalag, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan serta perlu Peningkatan aparatur dalam pemungutan BPHTB khususnya di kotamobagu. “Pajak dan retribusi merupakan wujud dari peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan dan perekonomian daerah dan bahkan di negara,” pungkasnya.

Penulis: Kemal Babay

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jelang Pilgub Disdukcapil Kotamobagu Melayani perekaman KTP-el pada Hari Libur

Kotamobagu,TBnews – Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara ...