Home / Advertorial / Lima Kecamatan di Dumoga Gelar Pra Musrembang
Foto : Pelaksanaan Pra Musrembang Kecamatan Dumoga Timur

Lima Kecamatan di Dumoga Gelar Pra Musrembang

Bolmong,TBnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow secara serentak mengelar pelaksanaan Pra Musyawarah Pembangunan (Musrembang) di lima Kecamatan di dataran dumoga. Pelaksanaan Pra Musrembang digelar sebelum tahapan Musrembang tingkat Kecamatan dilaksanakan. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah penginputan usulan yang dilakukan oleh setiap Desa dalam system e-Planning berdasarkan hasil Musrembang tingkat Desa.

Pelaksanaa Pra Musrembang Dumoga Tengah

Adapun lima Kecamatan yang mengelar Pra Musrembang secara serentak pada Senin 27/1, diantaranya Kecamatan Dumoga Timur dan Dumoga Tenggara, Kecamatan Dumoga Barat dan Kecamatan Dumoga Utara, serta Kecamatan Dumoga Tengah.

Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang menyampaikan Pra Musrembang digelar untuk mempermuda penginputan usulan oleh setiap Desa “Usulan usulan yang ada hasil dari Musrembang tingkat Desa yang sudah di gelar sebelumnya sudah harus diinput ke aplikasi e-Planning. Namun setiap Desa hanya bisa mengusulkan sebanyak lima usulan skala prioritas, meskipun memang dari hasil Musrembang tingkat Desa usulan yang ada melebih lima,”Kata Tahlis.

Pelaksanaan Pra Musrembang di Dumoga Barat

Selain itu, dalam pelaksanaan Pra Musrembang, pihaknya juga mewajibkan OPD yang berkaitan langsung dengan usulan Musrembang untuk hadir “Jadi setiap OPD yang ada kaitannya dengan usulan masyarakat harus mengirimkan perwakilannya dalam Pra Musrembang,”Ucap Tahlis.

Terpisah Kepala Bappeda Bolmong, Yarlis A Hatam disela sela pelaksanaan Pra Musrembang di Kecamatan Dumoga Timur mengatakan pihaknya saat telah melakukan penyesuaian system usulan. Hal ini sejalan dengan perubahan RPJMD Kabupaten “Jadi usulan usulan terdahulu sudah dikembalikan ke setiap Desa. Nah untuk Musrembang tahun ini semuanya kembali ke nol. Jadi setiap Desa kembali menyampaikan usulan skala prioritas dan jumlah kami batasi, setiap Desa hanya bisa mengusulkan lima usulan. jika yang diinput ke system e-Planning melebih lima, maka secara otomatis akan hilang,”Terang Yarlis.

Peserta Pra Musrembang di Dumoga Barat

Lebih lanjut Yarlis menyampaikan, pihaknya tidak bisa memutuskan usulan mana yang akan diakomodir, sebab ada rumus yang akan digunakan sehingga usulan dapat dikategorikan memenuhi skala prioritas “Yang jadi penentu usulannya diakomodir tahun depan bukanlah Bappeda, tapi dari bapak ibu sekalian. Nantinya aka nada rumus yang kami gunakan sehingga usulan itu masuk dalam kategori skala prioritas. Contohnya, dalam usulan Desa dimasukan lima disini kemudian diteruskan ke Kecamatan mendapatkan nilai 3, setelah itu usulan tersebut diusulkan lagi oleh anggota DPRD dan mendapatkan nilai 3, masuk dalam Renja SKPD nilai 1, syarat syarat teknis dan administrasi terpenuhi, loloslah usulan ini di tahun 2020. Tapi jika ada yang tidak terpenuhi semacam syarat teknis dan administrasi maka kemungkinan usulan itu belum bisa terakomodir,”Jelas Yarlis. (Advetorial)

Penulis : Abdi F Sutomo

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Temui Warga Terdampak Banjir Yasti Pastikan Buka Posko Pengobatan

Bolmong,TBnews – Banjir yang melamda tiga Kecamatan di ...