Home / Hukum & Kriminal / Pengamat Hukum Pidana Unsrat Minta Jajaran Ditkrimsus Transparan Tangani Kasus Solar

Pengamat Hukum Pidana Unsrat Minta Jajaran Ditkrimsus Transparan Tangani Kasus Solar

Hukrim, TBnews – Pengamat hukum Pidana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Toar Palilingan SH MH meminta Kapolda dan jajaran khususnya Subdit Tipiter Ditkrimsus Polda Sulut transparan dalam mengani kasus Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar yang telah diamankan di Polda Sulut beberapa waktu lalu.

Palilingan menilai, penyidik Ditkrimsus Subdit Tipiter harus menyampaikan hasil penyidikan dugaan BBM Solar Subsidi yang telah ditangani, agar masyarakat bisa mengetahui apakah kasus ini tetap berjalan atau hanya sampai di penyelidikan.

“Dirkrimsus Kombes Yandri Irsan SH SIK harus menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui media massa, dan jangan pilih kasih atau tebang pilih dalam penanganan di lapangan, karena banyak informasi beredar sejumlah orang yang melakukan dugaan permainan solar namun hanya yang kecil diamankan,” tandas Toar Palilingan kepada TeropongBMR.com, Sabtu (25/1/2020) akhir pekan lalu.

Salah satu aktifitas diduga permainan solar di salah satu SPBU di Manado. (Foto: istimewa).

Palilingan yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan 3 Fakultas Hukum Unsrat Meminta Kapolda harus menyampaikan secara terbuka dan jangan ada yang disembunyikan.

“Di Polda Sulut ada Kabid Humas sebagai juru bicara, berikanlah data, agar bisa disampaikan kepada publik melalui Pers atau Media, hasil penyelidikan dan penyidikan, agar masyarakat tahu perkembangan hasilnya,” tandas Palilingan.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules A Abast SIK ketika ditanya soal kasus Solar yang diamankan pada 12 Desember 2019 silam mengatakan, dari informasi Dirkrimsus, Kasus tersebut masih berproses, namun karena waktu itu memasuki bulan Desember dan jelang Hari Natal sehingga prosesnya sempat terhenti.

“Mobil truk yang diamankan saat ini dalam pinjam pakei oleh pemilik dan pelaku yaitu BM alias Buang mantan Hukum Tua di Minahasa tidak ditahan, sedangkan barang bukti Solar ada 500 liter sudah diamankan,” ujar Kabid Humas.

Diketahui pada awal Desember 2019 silam, penyidik Ditkrimsus Subdit Tipiter telah mengamankan kasus dugaan BBM Solar berubsidi dengan barang bukti, solar ribuan liter, dan mobil truk. Barang bukti tersebut awalnya masih berada di Parkiran Polda Sulut, namun hasil pengamatan media babuk tersebut tidak terlihat lagi di lokasi.

Ironisnya Kasubdit Tipiter Kompol Feri Rinolda Sitorus SIK MH ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya tidak tahu menahu soal kasus tersebut karena saat diamankan ia belum menjabat.

Penulis: Ishak Kusrant
Editor: Ishak Kusrant

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Operasi Patuh Samrat Polda Sulut 2020, Berikut Sasarannya

Manado, TBnews – Polda Sulawesi Utara menggelar Operasi ...