Home / Hukum & Kriminal / Polda Sulut Gelar Perkara Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Terhadap SDT Istri Calon Wakil Wali Kota Manado
Foto unggahan SDT di akun facebook diduga rekaman dari CCTV BSG.

Polda Sulut Gelar Perkara Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Terhadap SDT Istri Calon Wakil Wali Kota Manado

Hukrim, TBnews – Polda Sulut terus mendalami kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh pengusaha Nina Muhammad terhadap SDT istri Calon Wakil Wali Kota Manado.

Dirkrimsus Polda Sulut melalui Kasubdit Ciber Crime Polda Sulut AKBP Dodi Ardiansyah mengatakan, kasus ini masih terus berjalan, dan tinggal menunggu gelar perkara internal untuk menindaklanjuti kasus tersebut. “Gelar perkara akan dilaksanakan pada Hari Kamis 9 Januari 2020 oleh Tim Ciber Crime, dan setelah itu kita akan memberikan kesimpulan terhadap kasus tersebut,” jelas AKBP Dodi di Polda Sulut, Senin (6/1/2020).

Mantan Kasat Narkoba Polresta Manado tersebut menjelaskan, hasil gelar perkara akan dituangkan dalam SP2HP yang akan diberikan kepada pelapor dan terlapor, bilamana terlapor atau pelapor kurang puas bisa melanjutakan dalam Dunmas (pengaduan masyarakat) kemudian anggota kembali akan melakukan penyidikan hingga penuntasan perkara.

“Jadi kasus ini tetap jalan, sesuai dengan laporan Polisi dari Nina Muhammad sebagai elapor, dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terhadap SDT melalui UU ITE karena hal tersebut terjadi di media sosial melalui akun Facebook terlapor,” ujar Dodi.

Sementara Calon Wakil Wali Kota Manado Machmud Turuis tidak menampik soal kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan istrinya yaitu SDT. Machmud mengatakan, kasus itu sudah berproses di Polda Sulut, dan tidak mengganggu dirinya yang akan maju sebagai calon Wakil Wali Kota Manado. “Sama sekali tidak menganggu dan kami menghormati proses hukum yang berjalan,” katanya saat dikonfirmasi redaksi TeropongBMR, Senin (16/12/2019).

Kasus ini bermula dari unggahan SDT di media sosial melalui akun facebook miliknya pada bulan Oktober 2019 silam. Dimana SDT menuliskan (bawah Pelapor mengaku sebagai ponakan keluarga Turuis namun sama sekali keluarga Turuis tidak mengenalnya, dan bukan keluarga. Pelapor juga menggunakan jasa Bank Sulutgo (BSG) untuk bertranksaksi padahal sama sekali tidak terkait dengan pekerjaanya). Atas kasus tersebut menimbulkan berbagai komentar di Facebook sehingga membuat nama pelapor yang juga merupakan pengusaha ini tercemar, apa lagi dalam postingan di facebook SDT mencantumkan foto yang diduga diambil dari hasil CCTV BSG Manado sambil dilingkar biru.

Kasus ini dilaporkan Nina Muhammad ke Polda Sulut pada 2 November 2019 silam, dan hingga kini kasus terus bergulir.

Penulis: Ishak Kusrant
Editor: Ishak Kusrant

Bagikan Berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

UPTD PPA Kotamobagu Hadiri Rekonstruksi Dugaan Pemerkosaan

TEROPONGBMR.COM – Polres Kota Kotamobagu, Senin 5 September ...