Home / DPRD / Komisi II DPRD Bolmong Gelar RDP Bersama PDAM

Komisi II DPRD Bolmong Gelar RDP Bersama PDAM

Bolmong,TBnews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow, melalui Komisi II mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra kerja, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Syukron Mamonto yang bertempat di ruang Komisi II berlangsung a lot.

Dari pantauan awak media, sejumlah anggota DPRD yang turut hadir mencecar beberapa pertanyaan, diantarnya kenaikan tariff yang dilakukan PDAM di tahun 2019 lalu, perbaikan pipa yang ada di jalan raya hingga persoalan pelayanan. Seperti yang disampaikan Saidin Mokoginta, anggota DPRD Bolmong dari Partai Keadilan Sejatera. Menurutnya pelayanan perbaikan gangguan belum sepenuhnya dilakukan dengan baik “Saya pernah mengalaminya langsung, terkait dengan penggaduan perbaikan materan. Butuh waktu yang cukup lama, bahkan sampai beberapa kali dilakukan pemanggilan, Karen sudah menunggu lama, sehingga saya memutuskan untuk meminta bantuan dari pensiunan PDAM untuk memperbaiki,”Ucap Mokoginta.

Lain hal dikatakan Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling yang menyempatkan hadir dalam RDP tersebut. Menurut Welty dari sisi kontribusi PDAM pantas untuk mendapatkan apresiasi “DPRD memberikan apresiasi kepada PDAM karena sudah mampu memberikan PAD untuk Daerah, yang katanya selama ini tidak pernah memberikan apa apa untuk daerah. Namun ada hal yang perlu diperhatikan, terkait dengan penetapan kenaikan tariff, apakah ini sudah dilakukan perhitungan dengan cara yang tepat. Dan kami menilai penetapan tariff harus linier dengan pelayanan yang ada. Jangan sampai, pelanggan yang tidak ada meteran tetapi setiap bulan ada tagihan. Dan ini sudah dialami oleh beberapa pelanggan,”Beber Welty.

Adapun Direktur PDAM Bolmong Irwan Paputungan memberikan jawaban terkait dengan keputusan kenaikan tariff air. Menurutnya keputusan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati dan perlu dilakukan “Sekitar 15 tahun tariff air kita tidak pernah naik. Dan meskipun naik, tariff air kita tetap yang terendah di Sulut. Penetapan kenaikan tariff airpun kami melakukannya mengunakan rumus, bahkan jika mengikuti rumus yang digunakan hampir 6 ribu perkubiknya,”Kata Paputungan.

Perlu diketahui RDP bersama Komisi II DPRD Bolmong turut dihadir anggota DPRD, Tony Tumbelaka, Albert Aske Iroth, serta Jeifi J Mamangkey.

Penulis : Abdi F Sutomo

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kabar Baik, Sepekan Kasus Covid-19 di Sulawesi Utara Tidak Bertambah

Manado, TBnews – Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi ...