Home / Ekonomi & Bisnis / Korlantas Polri Gelar FGD Dampak Pemgembangan Pembangunan dan Penataan KSPN di Sulut

Korlantas Polri Gelar FGD Dampak Pemgembangan Pembangunan dan Penataan KSPN di Sulut

Manado, TBnews – Korlantas Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) dampak pengembangan pembangunan dan penataan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) di Sulut dalam rangka kamseltibcarlantas.

Kegiatan ini digelar di aula Tribrata Polda Sulawesi Utara, Senin (5/10/2020).

FGD ini dihadiri oleh Direktur Kamsel Korlantas Brigjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwi Laksana, M. Si, dan diikuti Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol Iwan Sonjaya serta beberapa instansi terkait, diantaranya Dinas Perhubungan Sulut, Dinas Pariwisata, Balai Jalan dan diikuti secara virtual oleh seluruh Kasatwil Polresta/Polres di kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Iwan Sonjaya SIK menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta FGD.

“Saya berharap pembangunan infrastruktur pariwisata akan memiliki dampak terhadap kamselticarlantas, yang ada di Bumi Nyiur Melambai ini,” tandasnya.

Sementara itu Direktur Kamsel Korlantas Polri dalam sambutannya mengapresiasi perkembangan industri pariwisata di Sulawesi Utara.

Menurutnya, banyak potensi pariwisata di Sulut yang patut menjadi perhatian dan perlu dikembangkan.

“Dengan FGD ini bisa dipetakan potensi pariwisata yang ada untuk bagaimana kita sama sama mengemas, menggemakan dan menduniakan pariwisata Indonesia,” ujar Dirkamsel.

Direktur Kamsel Korlantas Brigjen Pol Prof Dr Chryshnanda Dwi Laksana Msi bersama Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol Iwan Sonjaya SIK. Foto: Ishak.

Chryshnanda menyatakan, selain itu untuk mendukung program pemerintah khususnya membangun dan mendukung sarana infrastruktur atas pembangunan dari pariwisata, karen pariwisata merupakan suatu aset bangsa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Utara.

Lanjut dia, Indonesia merupakan suatu negara super power seni budaya yang harus didukung. Untuk bisa menata keteraturan sosial, mengatasi berbagai permasalahan, menanamkan kecintaan kepada tanah air.

“Yang harus kita pikirkan, bagaimana mengembangkan gerakan moral pariwisata. Kita mulai dari my house my gallery. Ini semua menjadi satu bagian yang penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” beber Chryshnanda.

“Sekarang kita punya media sosial, kita kembangkan melalui media sosial, kita harus bisa menunjukkan bahwa kuliner, alam laut, gunung, hutan, flora fauna, seni budaya yang ada di Sulawesi Utara menjadi ikon pariwisata,” tambah Dirkamsel.

Editor : Ishak Kusrant

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Apresiasi Komisi III DPR RI Terhadap Kinerja Polda Sulut

Manado,TBnews – Ketua Komisi III DPR RI Herman ...