Home / Kotamobagu / Walikota Kotamobagu Buka FGD Revisi Perda RTRW Tahun 2014-2023 

Walikota Kotamobagu Buka FGD Revisi Perda RTRW Tahun 2014-2023 

Kotamobagu,TBnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengelar Focus Group Discussion (FGD) III dan Pembahasan Laporan Akhir revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang rencana Tata Ruang wilayah Kotamobagu 2014-2034. Bertempat di aula rumah dinas Wali Kota Kotamobagu, Selasa (24/11/2020).

Bertempat di aula rumah dinas Wali Kota Kotamobagu, Selasa (24/11/2020). Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, dan didampingi Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, S.H, membuka secara resmi acara tersebut.

Tatong Bara dalam sambutannya menyampaikan, rencana tata ruang wilayah Kotamobagu tahun 2014-2034 sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi eksisting yang ada saat ini selanjutnya sinergitas terhadap pelaksanaan kebijakan pemanfaatan ruang lintas sektoral melalui pelaksanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dalam rtrw nasional provinsi dan kabupaten kota.

“Kita ketahui bersama bahwa untuk menjamin ruang yang terbatas dan pemahaman masyarakat yang berkembang terhadap pentingnya penataan ruang sehingga diperlukan penyelenggaraan penataan ruang yang transparan efektif dan partisipatif agar terwujud ruang yang aman nyaman produktif dan berkelanjutan sebagaimana yang menjadi amanah dari undang-undang nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang,” ujar Tatong.

Diterangkannya pemerintah daerah dalam mewujudkan tujuan penyelenggaraan penataan ruang diberikan wewenang. “Salah satunya penataan ruang wilayah kota melalui perencanaan dan untuk pelaksanaan wewenang yang dimaksud pemerintah daerah wajib menyusun rencana umum rencana tata ruang wilayah dan rencana rinci tata ruang. Dimana pemerintah daerah Kotamobagu sendiri juga telah menyusun rencana umum tata ruang wilayah melalui peraturan daerah dan Nomor 8 Tahun 2014 tentang RT RW Kotamobagu 2014 tentang RT RW Kotamobagu tahun 2014- sampai tahun 2034,” terangnya.

Meski demikian lanjutnya, rencana tata ruang wilayah tersebut dapat ditinjau kembali sebagaimana yang diamanatkan undang-undang nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang khususnya pada pasal 16 Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2010 tentang penyelenggaraan penataan ruang pada pasal 82 serta berdasarkan peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang RI.

“Sehingga diharapkan, pelaksanaan FGD tentang laporan akhir revisi peraturan daerah nomor 8 tahun 2015 tentang rencana tata ruang wilayah Kotamobagu tahun 2014 sampai 2034 akan dapat terwujud perencanaan ruang yang sesuai dengan dengan kebutuhan pengembangan wilayah kota Kotamobagu sebagai Kota jasa dan Perdagangan berbasis kebudayaan lokal.” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan serta perwakilan dari sejumlah OPD, Camat, Lurah serta Kepala Desa se Kotamobagu, dengan menjalankan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Penulis : Miranty Manangin

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Pemkot Perpanjang Pendaftaran JPT Pratama

Kotamobagu,TBnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Panitia ...