Home / Advertorial / Yasti Buktikan Perjuangan P-BMR Tidak Berhenti Pada Satu Generasi

Yasti Buktikan Perjuangan P-BMR Tidak Berhenti Pada Satu Generasi

Bolmong,TBnews – Perjuangan menjadikan Bolaang Mongondow Raya (BMR) sebagai Provinsi di Indonesia tidak pernah berhenti. Sebab menjadikan BMR sebagai Provinsi tidak mudah, karena upaya ini tentu terus diwariskan secara turun temurun, dari setiap generasi.

Mewujudkan BMR sebagai Provinsi tidak dapat berhenti pada satu rezim kepemimpinan, secara langsung perjuangan tersebut sudah di mulai oleh para politisi yang pernah duduk di gedung Wakil Rakyat DPR RI maupun DPD RI. Namun yang perlu digaris bawahi, semangat untuk terus mengawal dan merawat perjuangan pemekaran Provinsi BMR yang harus dilakukan.

Upaya ini pula yang dilakukan Bupati Bolaang Mongondow, Yasti S Mokoagow saat menerima kunjungan kerja Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti bersama puluhan anggota DPD RI, Selasa 17/11 pagi di Rumah Dinas Bupati Bolmong, Desa Lalow, Kecamatan Lolak.

 

Dihadapan Ketua DPD RI, Yasti menyampaikan aspirasi masyarakat Bolmong, tentang harapan terwujudnya Provinsi Bolaang Mongondow Raya. Ia menyebut, kunjungan Ketua DPD RI di Kabupaten Bolmong merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Bolmong.

“Tentunya kunjungan kerja Ketua DPD RI dan anggota DPD RI di Kabupaten Bolaang Mongondow adalah suatu kehormatan besar dan kebanggaan bagi kami, dan insya Allah kami berharap banyak kepada Ketua dan anggota DPD RI. Insya Allah cita cita rakyat Bolmong dapat terwujud di tangan bapak ibu sekalian.” Ucap Yasti.

 

Dalam kesempatan tersebut pula Yasti menceritakan perjuangan untuk mengolkan Provinsi BMR pada waktu ia menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009 – 2014 “Saya sampaikan kepada Ketua di tahun 2014 atau di akhir saya sebagai anggota DPR RI periode pertama pada saat penutupan masa sidang pemekaran provinsi BMR hampir saja di ketuk bersama 8 Provinsi yang lain. Hanya saja saat peripurna itu yang berlangsung sudah tengah malam ada insiden  calon DOB lain dari  Papua dan kemudian ini ditangguhkan dan setelah Presiden menjatuhkan moratorium.” Ungkap Yasti.

 

Dengan adanya moratorium pemekaran tersebut, Yasti mengaku sedih “Kami betul betul sedih, karena dari sisi administrasi pemerintahan dan perundang undangan DOB kami memenuhi syarat. dalam kesempatan ini kami mengusulkan kembali. Memang kalau pemekaran DOB di tambah Kabupaten/kota dan Provinsi rasanya berat kemampuan fiskal pemerintah pusat dalam membiayai, tapi kalau hanya 8 provinsi saya rasa tidak berat bgi pemerintah pusat dalam memberikan subsidi. Apa lagi Ketua DPD RI ini orang hebat, yang luar biasa. Beliau asal Sulawesi tapi sangat dikenal di Jawa Timur, luar biasa kipra beliau. Saya fikir kalau hanya Provinsi BMR kecil bagi Ketua. Karena dengan kapasitas Ketua dapat mengolkan itu. Ketua punya hubungan dekat dengan Presiden. Kita sudah menjemput secara adat, itu artinya kita punya harapan besar bagi Ketua dan anggota DPD RI.” Harap Yasti. (Advetorial)

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Ketua DPD RI Kunjungi Kotamobagu, TBNK Titip Aspirasi BMR 

Kotamobagu,TBnews – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik ...