Home / Bolmong / Pingin Kuliah di Unsrat, Berikut Alur Pendaftaran dan Jadwal UTBK-SBMTN 2021

Pingin Kuliah di Unsrat, Berikut Alur Pendaftaran dan Jadwal UTBK-SBMTN 2021

Manado,TBnews – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) merilis pengumuman yang disampaikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT). Berikut jadwal kegiatan hingga ketentuan tahapan pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Melalui rilis tersebut, agar masyarakat Sulawesi Utara dapat mengikuti perkembangan dan tidak ketinggalan informasi. Untuk itu, Unsrat berupaya untuk menyosialisasikan dengan rinci.

“Harapannya, melalui rangkuman tentang seputar UTBK-SBMPTN 2021, masyarakat dapat menyimak dengan baik. Terutama untuk alur pendaftarannya. Hal ini penting, sehingga tidak memunculkan masalah maupun kebingungan,” ungkap Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA, Senin (15/02/2021).

Diketahui, untuk masuk jalur PTN 2021, terbagi atas 3 jenis seleksi, yang meliputi Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN), Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri PTN.

SNMPTN sendiri merupakan jalur seleksi yang dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dan/atau portofolio calon mahasiswa. Sekolah yang nantinya berhak menentukan siapa saja siswa yang layak diikut sertakan dalam SNMPTN 2021.

Sedangkan untuk UTBK-SBMPTN 2021 terbuka untuk semua calon mahasiswa, termasuk siswa yang tidak lolos SNMPTN. SBMPTN dilakukan berdasarkan hasil UTBK serta kriteria lain yang telah disepakati PTN.

Berikut jadwal dan ketentuan serta materi hingga biaya UTBK-SBMPTN 2021:

Jadwal UTBK-SBMPTN 2021

Registrasi Akun LTMPT: 7 Februari – 12 Maret 2021

Pendaftaran UTBK dan SBMPTN: 15 Maret – 1 April 2021

Pelaksanaan UTBK (2 gelombang): Gelombang 1 pada 12-18 April 2021, Gelombang 2 pada 26 April – 2 Mei 2021.

Pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN: 14 Juni 2021 pukul 15.00 WIB.

Persyaratan peserta UTBK 2021

1. Memiliki Akun LTMPT.

2. Siswa SMA/ MA/ SMK Kelas 12 pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahu (per 1 Juli 2021).

3. Lulusan SMA/ MA/ SMK/ sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan umur maksimal 25 tahun.

4. Persyaratan peserta ujian:

Peserta yang akan memilih prodi Saintek, maka mengikuti TPS dan TKA Saintek.

Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS dan TKA Soshum.

Peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum) maka mengikuti TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum.

5. Hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2021.

6. Membayar biaya UTBK 2021.

Persyaratan peserta SBMPTN 2021

1. Siswa SMA/ MA/ SMK/ sederajat lulusan tahun 2019, 2020 harus sudah memiliki ijazah. Bagi lulusan SMA sederajat luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

2. Mengikuti dan memiliki nilai UTBK 2021.

3. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

4. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.

Biaya UTBK 2021

Kelompok Ujian Saintek atau Ujian Soshum membayar Rp 200.000.

Kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) sebesar Rp 300.000.

Materi UTBK 2021

Materi UTBK 2021 terbagi menjadi dua, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

TPS mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Dalam TPS yang akan diuji adalah Kemampuan Penalaran Umum, Kemampuan Kuantitatif, Pengetahuan dan Pemahaman Umum serta Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis.

Kemampuan kuantitatif akan mencakup Pengetahuan dan Penguasaan Matematika Dasar. Pada TPS, sebagian soal disajikan dalam Bahasa Inggris.

Selanjutnya, TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi.

TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes adalah pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

“Bagi siswa yang lolos SNMPTN 2019, 2020, 2021 dilarang mengikuti UTBK-SBMPTN 2021. Hal ini ditujukan agar peserta UTBK memiliki peluang lebih banyak untuk masuk ke PTN atau Politeknik, yang diminati. Masih ada waktu untuk mempersiapkannya. Tetap jaga kesehatan dan latih kemampuan lebih baik,” tutup Prof Kumaat.

Editor : Ishak Kusrant

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Ibu Hamil Dan Lansia di Kotamobagu Mulai di Vaksin Covid-19

KOTAMOBAGU,TBNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) ...