Home / DPRD / Utamakan Kepentingan Daerah, 5 Personil Fraksi MTP Hadiri Paripurna LKPJ 2020 Dan Usulan Ranperda

Utamakan Kepentingan Daerah, 5 Personil Fraksi MTP Hadiri Paripurna LKPJ 2020 Dan Usulan Ranperda

BOLMONG,TBnews – Sempat tertunda hingga dua pecan, akhirnya Paripurna Laporan Keterangan PertanggungJawaban (LKPJ) Bupati Bolaang Mongondow tahun anggaran 2020 dan Pembicaraan tingkat I Penyampaian atas Ranperda Inisiatif DPRD serta usulan Eksekutif, resmi di gelar Kamis (22/4).

Paripurna LKPJ tahun 2020 ini terbilang cukup alot dan penuh dinamika, pasalnya meskipun sudah beberapa kali di agendakan dalam Banmus DPRD Kabupaten Bolmong, namun saat pelaksanaannya tidak dapat dilanjutkan. Mulai dari aksi wolk out lima Fraksi dari ruang Paripurna, tidak dilaksanakan Paripurna berdasarkan jadwal yang sudah di tetapkan dan aksi skorsing sidang yang terjadi pada Rabu (21/40 kemarin.

Menariknya, terselenggaranya Paripurna ini tidak lepas dari turunnya ego politik 5 Fraksi penggagas Mosi Tidak Percaya (MTP) kepada Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling (WK). hingga bersedia menandatangani daftar hadir dan memenuhi ketentuan dilaksanakanya Paripurna, yaitu 50 + 1 anggota DPRD Kabupaten Bolmong.

Menurut juru bicara Fraksi Gabungan penggas MTP kepada Ketua DPRD Bolmong, kehadiran pihaknya dalam Paripurna adalah untuk menyelamatkan Paripurna LKPJ Bupati tahun 2020 “Sikap kami tadi hadir untuk menyelamatkan Paripurna, motifasi kami adalah menyelamatkan LKPJ. Sebab, sudah dua kali Paripurna dilaksanakan tapi tidak berlanjut. Pertama kami Wolk Out, karena menolak Paripurna di pimpin oknum Ketua DPRD yang diduga ada pelanggaran kode etik dan Paripurna kedua adanya skorsing. Melihat kondisi ini, sudah dua kali Paripurna gagal, kami bersepakat hadir di Paripurna dan menandatangani daftar hadir.” Jelas Supandri yang juga Ketua Fraksi PKB.

Dia menilai jika sikap Lima Fraksi di paksakan akan berdampak pada Paripurna LKPJ dan agenda agenda lain di DPRD “Jika kami memaksakan juga, Ketua DPRD tetap pada sikapnya. Sehingga kami harus menyelamat paripurna LKPJ. Walaupun pada sikapnya kami tetap merestui paripurna. Meskipun begitu kami tetap pada sikap awal tidak mau dipimpin oleh WK. alasan kami menolak di pimpin oknum Ketua DPRD ini karena saat ini laporan sedang berproses di Badan Kehormatan DPRD.” Sambung Supandri.

Meskipun sudah menandatangani daftar hadir dan masuk dalam ruang Paripurna namun Tiga Fraksi dan sejumlah anggota DPRD, mengambil sikap tidak mengikuti jalannya Paripurna “Sejak awal Lima Fraksi ini sudah mendesak Paripurna untuk dilaksanakan. Terkatung katungnya Paripurna karena Ketua DPRD yang mengatur irama dan waktu. Sikap tiga Fraksi PKS, PKB dan Persatuan Demokrat mengambil sikap tidak mengikuti jalanya Paripurna. Selanjutnya ada juga tiga anggota DPRD atas nama pribadi dari dua Fraksi mengambil sikap tidak mengikuti Paripurna yaitu Sekretaris Fraksi Golkar, Ketua Fraksi Nasdem dan Sekretaris Fraksi Nasdem.” Terang Supandri.

Terpisah Sekretaris Fraksi Nasdem, Febrianto Tangahu yang tidak mengikuti jalannya Paripurna mengatakan, pihaknya tetap komitmen denga sikap yang sejak awal diambil “Tadi saya hadir dan mengisi daftar hadir atas petunjuk dari Ketua DPD Nasdem Bolmong, yang juga Wakil Ketua. Saya menghormati keputusan dari Ketua DPD. Namun meskipun begitu saya tetap tidak setuju Paripurna di pimpin oleh oknum Ketua DPRD yang diduga melanggar kode etik dan sudah di laporkan ke Badan Kehormatan. Sehingga tadi saya bersama rekan Ketua Fraksi mengambil sikap individu keluar dan tidak mengikuti Paripurna.” Kata Tangahu.

Penulis : Abdi F Sutomo

 

Bagikan Berita ini
x

Check Also

DPRD Kotamobagu Terima Kunker Sekretariat DPRD Boltim

KOTAMOBAGU, TBnews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ...