Home / Advertorial / Yasti Ikuti Sosialisasi Manajemen Kinerja ASN Dan Pengisian JPT Pratama

Yasti Ikuti Sosialisasi Manajemen Kinerja ASN Dan Pengisian JPT Pratama

BOLMONG,TBnews – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Republik Indonesia melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Sistem Manajemen ASN Bagi Pemerintah Daerah Pasca Pilkada Serentak dan Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, dan Disiplin ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Gubernur Sulut ini di buka oleh Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen dan dihadiri salah satu Komisioner KASN RI, DR Rudiarto Sumarno, dan seluruh Kepala Daerah, dan Kepala BKPSDM serta Kepala BKPP se Provinsi Sulut. Nampak hadir ditengah tengah peserta Sosialisasi, Bupati Bolaang Mongondow, Yasti S Mokoagow.

Dr. Rudiarto Sumarwono menyampaikan bahwa setelah diterbitkannya regulasi terbaru terkait pengisian JPT maka terjadi perubahan/tatacara dalam pelaksanaanya saat ini telah diterbitkan beberapa regulasi terbaru terkait pengisian JPT seperti Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019, PP Nomor 17 Tahun 2020, SE Nomor 52 Tahun 2020, dan SE Ka BKN tentang Pelantikan melalui virtual. Dengan regulasi terbaru ini maka terjadi beberapa perubahan dalam pelaksanaan pengisian JPT.

“Pelaksanaan pengisian JPT baik seleksi maupun mutasi/rotasi bagi Pemkab/Pemkot yang sedang Pilkada serentak harus mengikuti peraturan yang berlaku. Selain itu, menjelang Pilkada serentak, para ASN harus menjaga netralitasnya. Usulan jangka pendek untuk persoalan netralitas adalah penguatan pengawasan internal birokrasi, seperti peningkatan pemahaman ASN tentang netralitas, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan, penggunaan teknologi untuk menelusuri data pelanggaran. Selain itu untuk jangka panjangnya perlu adanya penguatan sanksi kepada ASN yang melanggar, penerapan sistem merit dalam manajemen ASN, dan reformasi politik”, ucap Rudi.

Sementara itu Kepala BKPP Kabupaten Bolaang Mongondow, Umarrudin Amba mengatakan kegiatan tersebut wajib di hadiri Kepala Daerah “Kegiatan tersebut sangat penting Karen berkaitan dengan kinerja ASN, Sistem ASN setelah Pilakda serentak dan tata cara seleksi JPT Pratama.” Bebernya.

Lebih lanjut, Umarrudin menambahkan, apa lagi dalam waktu dekat Pemkab Bolmong akan kembali melaksanakan seleksi jabatan “Dalam kegiatan ini dijelaskan tahapan pelaksanaan seleksi jabatan yang meliput beberapa tahapan, bahkan sudah ada tes kesehatan. Bagi peserta yang lulus, wajib menyerahkan hasil tes kesehatan.” Pungkasnya. (Advetorial).

Penulis : Abdi F Sutomo

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Hari Kartini : YSM Satu Satunya Perempuan di Sulut Jadi Narasumber di ‘DiscusShe’ Yang Diselenggarakan Tempo Media

BOLMONG,TBnews – Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun ...