Home / Advertorial / Perpendek Pelayanan, Service Poin Hadir di Dua Kecamatan

Perpendek Pelayanan, Service Poin Hadir di Dua Kecamatan

BOLMONG,ADVETORIAL – Luasnya dan jauhnya pusat Pemerintahan dengan sejumlah wilayah mengharus Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menghadirkan solusi pendekatan pelayanan dalam bidang perizinan hingga ke tingkat Kecamatan.

Inovasi ini yang tengah di gagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) yakni Service Point pelayanan perizinan di dua Kecamatan. Dua wilayah yang menjadi pilot project tersebut masing-masing, Kecamatan Passi Barat dan Dumoga Utara. Dua wilayah ini nantinya akan mencakup beberapa Kecamatan, sehingga masyarakat yang berada jauh dari pusat Pemerintah dapat dipermudah.

Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, didampingi Kepala Dinas (Kadis) PM-PTSP Fyfiane Soepredjo dan Camat Passi Barat Marief Mokodompit, saat meninjau langsung proses pengurusan izin, rabu (25/8), pagi tadi, di Kantor Kecamatan Passi Barat.

Diwawancarai sejumlah wartawan, Sekda Tahlis Gallang menyampaikan, inovasi dari DPM-PTSP ini bermaksud untuk mendekatkan proses pelayanan, terutama terkait dengan perizinan. “Sebagai langkah awal, Service point ini terbagi di dua lokasi. Yang di Kecamatan Passi Barat mencakup wilayah Passi Bersatu dan Lolayan, dan satunya lagi berada di Kecamatan Dumoga Utara untuk wilayah Dumoga Bersatu,” kata Tahlis

Menurutnya, ini merupakan inovasi yang positif dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Mengingat wilayah Bolmong sangat besar dan luas. Jarak antara Ibukota dan Kecamatan/Desa cukup jauh dan bisa memakan biaya yang cukup banyak. “Dengan adanya inovasi seperti ini maka masyarakat dipastikan bisa terbantukan dalam hal mengurus perizinan,” jelas Tahlis.

Sekda berharap, inovasi yang dilakukan oleh Dinas PM-PTSP tersebut bisa menjadi contoh bagi OPD lainnya. Sehingga, pelayanan masyarakat akan lebih maksimal.

“Mudah-mudahan ini menjadi cikal bakal untuk OPD yang melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Contoh salahsatunya Disdukcapil terkait kepengurusan dokumen kependudukan, agar warga yang ingin mengurus KTP, Kartu Keluarga, Akte Lahir dan lain sebagainya tak perlu lagi ke Ibukota Kabupaten,” ujar Tahlis.

Sementara, Kadis PM-PTSP Fyfiane Soepredjo mengatakan, keunggulan Service Point tersebut adalah, izin usaha dan praktek bisa langsung diverifikasi ditempat, segala persyaratan maupun formulir sudah tersedia. Namun untuk izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau yang sudah berganti nama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), itu harus ada verifikasi lapangan.

“Jadi untuk IMB otomatis tidak bisa selesai saat itu juga, tapi kalau untuk izin usaha atau izin operasional linnya sepreti praktek kerja tenaga kesehatan itu bisa langsung diproses,” ucap Fyfiane.

Lanjutnya, pelayanan di Service Point dilakukan oleh satu personil dari PM-PTSP dan personil lainnya dari staf kecamatan. “Nantinya untuk pelayanan perizinan akan dilayani secara sistem online, dan masyarakat bisa langsung menerima perizinannya di service point tersebut, tak perlu jauh-jauh lagi ke Lolak,” katanya.

Perlu diketahui, program Service Point oleh DPM-PTSP ini resmi dilaunching oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, selasa 17 Agustus, lalu.

Ada beberapa faktor yang membuat Pemkab Bolmong menginovasi pelayanan perizinan. Antara lain, pemahaman masyarakat akan teknologi informasi masih rendah sehingga jika masyarakat mau mengurus izin melalui aplikasi perizinan online masih perlu pendampingan dari DPM-PTSP.

Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengurus perizinan dan non perizinan. Hal ini dapat juga dilihat dari rendahnya ratio bangunan IMB di Kabupaten Bolmong, yaitu sebesar 2,38%. Begitu pun jalur transportasi umum dari kecamatan/desa menuju Ibukota Kabupaten tidak lancar/tidak tersedia, sehingga masyarakat yang mau datang ke Kantor Dinas PM dan PTSP masih mengalami kendala.

Dari pantauan media, sejumlah warga mulai melakukan pengurusan izin. Diataranya, Dokter Gusti dirinya sudah mengurus izin praktek. Menurutnya, dengan adanya Service Point sangat membantu dalam proses pengurusan izin usaha. “Waktunya lebih efisien, mengurangi tenaga dan biaya, kita tidak harus ke Lolak lagi, karena disini dekat dengan tempat kerja dan tempat tinggal juga,” pungkasnya. (**)

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Pemkab Bolmong Gelar Upacara HUT Kemerdekaan Secara Terbatas Dan Khidmat

BOLMONG,ADVETORIAL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow mengelar Upacara ...