Home / Advertorial / Bahas Penanganan Covid-19 di Bolmong, Bupati Yasti Rapat Dengan Forkopimca se Bolmong Lewat Virtual

Bahas Penanganan Covid-19 di Bolmong, Bupati Yasti Rapat Dengan Forkopimca se Bolmong Lewat Virtual

BOLMONG,ADVETORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolang Mongondow terus berupayah melakukan percepatan penanganan pandemic Covid-19. Salah satunya dengan melaksanakan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Forkopimcam se Kabupaten Bolaang Mongondow. Rapat yang digelar secara virtual di lobi Kantor Bupati Bolaang Mongondow juga dilakukan penetapan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Penetapan PPKM level 4 berdasarkan assessment oleh Kementrain Dlaam Negeri dan Kementerian Kesehatan. Rapat dipimpin langsung Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow. Dalam penyampaiannya Bupati Bolaang Mongondow  menyampaikan penyebab diberlakukannya PPKM level 4.

“Penyebabnya positif reid kita tinggi. Artinya dari yang kita tracing misalnya 100 orang, ada kurang lebih 48% itu positif. Tingkat kematian kita tinggi 5,6% melebihi tingkat kematian nasional 3,3%, dan masyarakat kita sering tidak terbuka jika ada pasien yang meninggal karena Covid-19, sehingga banyak tetangga dan kerabat yang terjangkiti,” ucap Yasti.

Ditambahkan Bupati Bolmong, masyarakat kurang terbuka saat dilakukan tracking “Ada keengganan di masyarakat, ada ketidak terbukaan di masyarakat pada saat di tracking, masyarakat bersembunyi tidak mau dan sebagainya, padahal kita cukup persediaan Rapid Test Antigen, ada kurang lebih 15.500 yang sudah tersebar di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), ada 18 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit di wilayah Bolmong,” sambung Yasti.

Dalam kesempatan itu Bupati Bolmong minta kepada seluruh Camat, Kepala Desa, Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas untuk bersama-sama melakukan tracking kepada masyarakat.“Lebih baik kita mencegah daripada mengobati. Perbanyak sosialisasi kita kepada masyarakat, bahwa jangan pernah takut untuk melakukan Rapid Test Antigen, supaya kita sudah ada pencegahan dini,” pinta Yasti.

Bupati juga menyentil soal animo masyarakat yang sangat menurun terkait dengan pelaksanaan vaksinasi dan penerapan PPKM Level 4 di Bolmong. “Tolong sosialisasi bahwa vaksinasi itu perlu. Biasa saja, tidak ada yang perlu ditakutkan, kedepannya akan menjadi kewajiban, karena WHO nanti akan menetapkan Covid-19 ini dari Pandemi menjadi Endemi. Nah ini menjadi tugas kita bersama, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat,” ungkap Bupati.

“Sudah ada edaran yang kita keluarkan, baik dari Kementerian Dalam negeri, Kementerian Kesehatan, yang kemudian meminta kami untuk segera mengambil langkah-langkah menanggulangi penyebaran Covid-19 ini. PPKM Level 4 ini dua Minggu lamanya, saya minta di pedomani dan dilaksanakan oleh seluruh Camat dan Kepala Desa. Sebab, ada sanksi yang tegas disitu,” pungkas Bupati.

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Pemkab Bolmong Gelar Upacara HUT Kemerdekaan Secara Terbatas Dan Khidmat

BOLMONG,ADVETORIAL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow mengelar Upacara ...