Home / Bolmong / Gerak Cepat Bupati, Kabupaten Bolmong Turun Status Level 4 ke Level 2 PPKM

Gerak Cepat Bupati, Kabupaten Bolmong Turun Status Level 4 ke Level 2 PPKM

BOLMONG,TBNEWS – Gerak cepat dan kerja keras Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow saat menindaklanjuti penetapan status level 4 PPKM hingga mampu turun ke level 2 PPKM patut diacungi jempol. Selain beberapa kali mengelar Rakor bersama Stakeholder dan Pemerintah Desa terkait dengan vaksinasi ditingkat masyarakat, orang nomor satu di Pemkab Bolmong itu juga mewajibkan ASN, Honorer, THL hinga Pemdes mengikut pemeriksaan swab antigen yang digelar di setiap Kecamatan.

Sekertaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang membenarkan turun  statusnya Kabupaten Bolmong saat pemberlakuan PPKM.  “Alhamdulillah, Kabupaten Bolmong saat ini turun status menjadi level 2,”kata Tahlis.

Lebih lanjut Tahlis berharap meskipun Kabupaten Bolmong telah ditetapkan staus level 2 akan tetapi masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan ptotokol kesehatan. “Program vaksinasi dan rapid test antigen yang saat ini sedang berlangsung harus terus berlanjut,”harapnya.

Sementara itu Pemkab Bolmong dalam penerapan PPKM level 2, Pemerintah tetap melakukan pembagian sesuai dengan kriteria zonasi, termasuk kegiatan belajar mengajar. Adapun untuk kegiatan pada sektor esensial, seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, proyek vital nasional dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional serta objek tertentu, tempat yang menyediakan kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat (pasar, toko, swalayan dan supermarket) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall tetap dapat beroperasi 100persen, dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Demikian dengan pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/ pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan, dan menyiapkan handsanitizer, yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah.

Adapun pengaturan Rumah makan/restoran kafe, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall, bisa dilaksanakan dengan jumlah 50% dari kapasitas. Begitu juga dengan jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 waktu setempat. Untuk restoran yang hanya melayani pesan- antar/dibawa pulang dapat beroperasi selama 24 jam dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. (**)

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Buka Muscab Gerakan Pramuka, Yasti Harap Pramuka di Bolmong Kembali Bergairah

BOLMONG,TBNEWS – Gerakan Pramuka Kabupaten Bolaang Mongondow mengelar ...