Home / Advertorial / Rapit Antigen Massal di Lingkungan Pemkab Bolmong Hingga ke Pemdes

Rapit Antigen Massal di Lingkungan Pemkab Bolmong Hingga ke Pemdes

BOLMONG,ADVETORIAL – Sejak diberlakukannya PPKM Level 4 oleh Pemerintah Pusat di Kabupaten Bolaang Mongondow, Pemerintah Kabupaten langsung mengambil langkah cepat untuk menekan penyebaran COVID-19 dengan mengelar rapit antigen untuk kalangan ASN, Honorer, THL, hingga Pemerintah Desa.

Upaya tracking tersebut dj tuangkan dalam instruksi Bupati bernomor 400/02/SETDAKAB/156/IX/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid 19 dan rapid tes antigen secara massal bagi Aparatur Negeri Sipil (ASN), Honorer/THL, kepala desa hingga perangkat desa yang dimulai sejak Rabu (15/09) dan ditandan tangani langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow.

Adapun hingga Senin (20/9) pekan ini sudah ada 4389 orang yang mengikuti rapit antigen. “Dari jumlah tersebut 16 orang positif antigen dan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan Swab PCR serta isolasi mandiri.” Ungkap dr Erman Palutungan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Selain melakukan rapit antigen untuk ASN, Honorer, THL hingga Pemerintah Desa, Pemkab Bolmong juga mengelar vaksinasi serentak di Kecamatan hingga Puskesmas.

Lebih lanjut Erman mengajak, kepada seluruh masyarakat, agar mengikuti program vaksinasi dari pemerintah, dan tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M, 3T dan akselerasi vaksinasi massal. “5M itu adalah Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. Dan 5M ini harus tetap dipatuhi oleh masyarakat meskipun sudah mengikuti vaksinasi,” ungkapnya.

” Sedangkan 3T yakni, Testing, Tracing, dan Treatment. Kemudian kunci ketiga adalah percepatan vaksinasi massal, seperti yang dilaksanakan saat ini,” sambungnya.

Sementara itu Camat Bolaang Harry Damopolii saat diwawancarai mengatakan, vaksinasi dan Rapid test Antigen Massal untuk menindaklanjuti instruksi dari Ibu Bupati Bolmong, Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow.

“Tingkat positif red kita tinggi karena yang melaksanakan Tes Antigen masih rendah, sehingga wajib seluruh perangkat Desa, Kelurahan serta Kecamatan melaksanakan Rapid Test Antigen,” terang Harry sembari menambahkan rapit antigen sudah dua kali digelar di wilayahnya “Hari ini sudah kali kedua, sebelumnya kita lakukan pada Kamis pekan lalu,” pungkasnya.

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Buka Konfrensi PGRI Kabupaten Bolmong, Yasti : Guru Bukan Hanya Pengajar, Tapi Pendidik

BOLMONG,ADVETORIAL – Vakum sejak lama, organisasi Persatuan Guru ...