Home / Kotamobagu / Disperinaker Kotamobagu Data IKM

Disperinaker Kotamobagu Data IKM

KOTAMOBAGU,TBNEWS – Untuk dapat mengetahui angka pasti Idustri Kecil dan Menengah (IKM) diwilayah Kota Kotamobagu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Kotamobagu menurunkan tim pendataan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Kali ini tim pendataan IKM mendatangi IKM yang ada di Desa Poyowa Besar II, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Selasa (19/10).

Pendataan yang diigelar di Desa Poyowa Besar II, tim pendata IKM mendatangi IKM Kopi Moanok dengan jenis arabika yang produksinya sudah berkembang.

“Kopi Moanok merupakan produk baru dengan jenis kopi arabika. IKM ini termasuk bagus. Baik dari proses packingan produk, sumber daya manusianya juga menunjang, rosternya juga memiliki pengetahuan dalam pengelolaan kopi, serta kopi yang diproduksi langsung dari petani,” kata Kabid Perindustrian, Norman Jaya Muis.

Tujuan pendataan ini, kata dia, untuk mengumpulkan data pembanding dalam menentukan IKM di Kotamobagu yang sudah berkembang, dengan mencantumkan nilai investasi untuk bisa bekerja sama dengan pihak lain.

“Dalam pembinaan dan pengembangan nanti, kami akan memberikan pelatihan, dan memfasilitasi untuk mendapatkan IRT, sertifikat. Dan jika pemerintah memilki anggaran, kami akan memberikan bantuan alat produksi sesuai yang dibutuhkan,” kata Muis.

Dalam kunjungan tersebut Disperinaker melihat secara langsung proses produksi Kopi Moanok, dengan melakukan pendataan secara runut dari pemilik sampai pekerja.

Terpisah pemilik merek Kopi Moanok, Rudi Mokodompit sekaligus pemilik tempat produksi Kopi. Pada kesempatan itu Rudi mengatakan Kopi Moanok adalah hasil kopi dari kebun sendiri dan diolah menjadi produk siap pakai.“Perkebunan Kopi Moanok berada di wilayah Kota Kotamobagu, tepatnya di perkebunan Mologuyun Desa Poyowa Besar II, Kecamatan Kotamobagu Selatan,” kata Rudi.

Ia menambahkan, proses pemetikan sampai dengan pengolahan produk siap pakai itu, melalui proses yang panjang.

“Kopi Moanok ini dari hulu sampai ke hilir, dari petani sampai produksi. Kami hanya mengambil biji kopi yang sudah merah. Proses setelah itu tidak langsung diolah, akan tetapi kami juga melakukan uji kelayakan untuk memilih biji mana yang layak untuk diambil dan diolah.” pungkasnya. (**)

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Pemkot Kotamobagu Terima Award TPID Sulut

KOTAMOBAGU,PEMERINTAHAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali mengukir ...