Home / Kotamobagu / Respon Keluhan Warga, Pemkot Gelar Rapat Dengan PDAM ; Kamran : PDAM Siap Aspal Bekas Galian

Respon Keluhan Warga, Pemkot Gelar Rapat Dengan PDAM ; Kamran : PDAM Siap Aspal Bekas Galian

KOTAMOBAGU,TBNEWS —Pemerintah Kota Kotamobagu mengelar pertemuan bersama Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Bolaang Mongondow. Pertemuan tersebut sebagai respon Pemkot Kotamobagu atas keluhan warga terhadap pekerjaan galian pipa yang dilakukan PDAM Kabupaten Bolmong di sejumlah ruas jalan umum.

Bahkan dalam rapat yang dipimpin Asisten III Sitti Rafiqa Bora, Pemkot meminta PDAM untuk selalu berkoordinasi dalam pengerjaan perbaikan jaringan pipa air di beberapa titik ruas jalan di Kota Kotamobagu.

Menurut Rafiqa, pengerjaan galian pipa untuk pemeliharaan jaringan pipa PDAM yang bocor di beberapa ruas jalan di Kota Kotamobagu sudah mendapat keluhan dari masyarakat.“Ini tindak lanjut dari keluhan yang disampaikan masyarakat, terutama para pengguna jalan yang merasa terganggu dengan pekerjaan yang dilaksanakan PDAM. Ini juga harus direspon oleh pemerintah,” ucap Rafiqa.

Pemkot sendiri dalam rapat juga meminta PDAM untuk mengikuti prosedur yang ada dalam setiap pengerjaan galian pipa di ruas jalan. Terlebih jika dilakukan di ruas jalan yang digunakan masyarakat umum.

“Sebelum melakukan pengerjaan galian pipa, PDAM harus terlebih dahulu menyurat ke Dinas PUPR, wajib memasang papan tanda pekerjaan sedang dilaksanakan agar masyarakat tahu, wajib membersihkan sisa-sisa timbunan yang menghalangi jalan yang bisa menimbulkan resiko keselamatan pengguna jalan, dan dalam jangka waktu 3 x 24 jam harus menutup kembali bekas galian dengan aspal dan bukan hanya cor beton,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, Claudy N. Mokodongan, ST., di tempat yang sama meminta PDAM untuk saling koordinasi dengan Dinas PUPR dalam pengerjaan galian pipa di ruas jalan yang ada.

“Kami meminta PDAM untuk menyampaikan surat terlebih dahulu supaya kami bisa tahu titik-titik ruas jalan mana yang akan dilakukan penggalian pipa. Meski kondisi jalan yang digali tidak bisa kembali seperti keadaan sebelumnya, kami meminta agar bekas galian yang ada agar ditutup kembali dengan aspal untuk menjamin kualitas jalannya dan bukan hanya ditutup dengan cor beton,” ucap Claudy.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kotamobagu, Drs. Usmar Mamonto, juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya pekerjaan galian pipa oleh PDAM dapat menimbulkan resiko tinggi bagi para pengguna jalan di Kotamobagu.

“Pekerjaan galian pipa selain menganggu lalu lintas juga bisa mengancam keselamatan para pengguna jalan. Dalam rapat kami menegaskan agar PDAM juga memperhatikan hal ini. harus ada papan tanda pekerjaan yang dipasang dan sisa-sisa timbunan juga harus segera dibersihkan dari ruas jalan agar tidak menganggu dan mengancam keselamatan masyarakat pengguna jalan,” ungkap Usmar.

Sementara itu Direktur Utama PDAM Bolmong, Kamran Muktar saat dihubungi awak media mengaku pihaknya akan melakukan penutupan kembali lubang bekas galian “PDAM akan mengaspal kembali bekas galian yang dikerjakan PDAM, yang dulunya ini hanya mengunakan semen. Ini juga dilakukan supaya Pemkot Kotamobagu tidak disalahkan masyarakat sehingga kami mengaspal.” Ucap Kamran.

Adapun untuk koordinas Kamran mengaku pihaknya selalu melakukan koordinasi “Setiap tindakan yang dilakukan oleh PDAM selalu di koordinasikan dengan Dinas PU. Tapi ada beberapa yang tidak sempat karenaa kejadiannya malam. Intinya PDAM merespon apa yang dilakukan Pemkot dalam halnya Dinas PU, kami menseriusi itu.” Pungkas Kamran. (Abdi)

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Pemkot Kotamobagu Terima Award TPID Sulut

KOTAMOBAGU,PEMERINTAHAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali mengukir ...