Home / Bolmong / Tahlis Buka kegiatan Peningkatan Kapasitas Forum Anak Daerah

Tahlis Buka kegiatan Peningkatan Kapasitas Forum Anak Daerah

BOLMONG,TBNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Forum Anak Daerah sebagai Pelopor dan Pelapor. Kegiatan bertempat di Café Transit Kelurahan Inobonto dibuka oleh Sekretaris Daerah Tahlis Gallang.

Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Forum Anak sebagai bagian dari pencegahan kekerasan bagi anak yang terus terjadi. Upaya pencegahan terus dilakukan Instansi teknis salah satunya menyiapkan anak anak menjadi pelopor dan pelapor. Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa SMU dan SMK dalam bentuk forum siswa se-Bolmong serta guru.

Tahlis dalam sambutannya mengakui DP3A rutin mengelar kegiatan serupa. Hal ini tersebut kata Tahlis secara Nasional bertujuan baik “Tujuannya bukan untuk saya dan Kadis P3A Farida Mooduto, tapi untuk adik – adik semua,” kata Sekda.

Tahlis mengakui, tujuan dari pelatihan ini untuk menciptakan dan mewujudkan Indonesia emas ditahun 2045. Maka 24 tahun yang akan datang  yang akan nanti memimpin Bolmong kedepan adalah adik – adik semua ini.

Sebab jika tidak dilaksanakan kegiatan seperti ini tidak dibina, tidak dilindungi, tidak diayomi, tidak diarahkan. Tentu sangat dikhawatirkan kedepannya anak – anak kita ketika pada tahun 2045 nanti.“Saya pastikan kalo begitu tidak ada yang bisa diandalkan untuk menjadi pimpinan Sehingga itu mulai dari saat ini tugas pemerintah untuk dilindungi dan diarahkan. Terutama tindak kekerasan pada anak,” ujar Sekda.

Dalam kesempatan itu juga Tahlis merespon berbagai keluhan siswa terkait keigatan belajar mengajar yang masih dilakukan melalui Daring. Menurutnya kondisi saat ini yang masih dilanda pandemic Covid-19 menjadi alasan kenapa pembalajaran dilakukan lewat Daring “Ada keluhan dalam bentuk tiktok dan lain sebagainya. Keluhannya kenapa kami tidak sekolah hanya daring – daring terus. Bila dipaksakan adik – adik masuk sekolah dalam kondisi saat ini dan terpapar Covid-19. Maka itu salah satu bentuk kekerasan terhadap anak,” terang Sekda.

Adapun Kepala DP3A Farida Mooduto mengaku terlaksananya setiap kegiatan berkat dukungan yang diberikan pimpinan “Ini semua tidak lepas dari dukungan yang diberikan pimpinan. Sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya. (**)

Bagikan Berita ini
x

Check Also

Yasti Ajak TV Kabel Dan Radio di Bolmong Kantongi Perizinan

BOLMONG,PEMERINTAHAN – Banyaknya jumlah sambungan TV Kabel dan ...